Oleh: Astutiana
Judul Buku: Menggapai Langit Masa Depan Anak
Buku ini dikarang oleh Dr. Ali Qaimi;Penerjemah Muhammad Jawad Bafaqih; Penyunting M Jawad
Penerbit: Penerbit Cahaya Cetakan I Tahun 2002. xvii + 396 Halaman.
Berikut Ringkasan Saya:
Anjuran: Buku ini wajib dibaca oleh umat muslim khususnya kaum ibu yang ingin sukses dunia akherat dalam membina keluarga dan mendidik anak.
Buku ini mengkaji dan membahas sisi kehidupan, kondisi jasmani dan rohani, sikap dan prilaku serta aktivitas dan harapan anak ( anak-anak syuhada) sekaligus memaparkan berbagai cara dan metode yang dapat digunakan dalam mendidik dan membangun kepribadian anak.
Di dalam buku ini, Dr. Ali Qaimi, selaku penulis mencoba memaparkan secara rinci bagaimana persoalan rumah tangga, peran ibu, kedisiplinan, pendidikan, dan pengaruh-pengaruhnya baik yang positif maupun yang negative dan cara menanggulanginya.
Secara umum buku ini dibagi menjadi 13 Bab. Tiap Bab menjelaskan sub judul yang saling berhubungan dan dipaparkan dengan jelas memakai bahasa yang mudah dipahami.
Bab I Persoalan Rumah Tangga dan Jenis-jenisnya
Disini terungkap bahwa Islam meyakini bahwa rumah Tangga memiliki pengaruh penting terhadap individu secara fisik, akal, pikirn, jiwa, akhlak, dan spiritual. Dalam bab ini dikenalkan juga bentuk-bentuk rumah tangga yang harmonis dan seimbang yang islami.Sebaliknya ciri-ciri rumah tangga yang tidak seimbangpun dipaparkan. Masalah putusnya ikatan rumah tangga, faktor-faktor penyebab, bahaya dan peengaruhnya, juga upaya pencegahan yang dilakukan oleh Islam.
Di dalam rumah tangga pengaruh Ibu sangat luar biasa pada sisi spiritual anak. Ibadah, doa, merendahkan diri, dan memohon pertolongan Allah, menjaga ketaqwaan, dan semangat berjalan menuju nilai spiritual dan kesempurnaan merupakan pelajaran yang tepat menuju kehidupan yang penuh nillai-nilai maknawiah dan keikhlasan.
Pengaruh rumah tangga dalam hal perbuatan dann perilaku anak bersifat seumur hidup. Petunjuk dn pengarahan kedua orangtuanya terutama ibu, merupakan pelajaran yang paling urgen dan berkesan . Karena akan membentuk kepribadian anak. Dengan kata lain akal dan kecerdasaan dan pertumbuhan sebuah masyarakat, baik dan buruknya bersumber dari rumah tangga.
Pengaruh sosial rumah tangga. Corak kehidupan sosial anak tergantung dari dasar yang dibangun oleh rumah tangga dan pembinaan yang dilakukan di keluarga. Pengaruh yang ada antara lain dari:
1.Pengaruh budaya.Karena rumah tangga merupakan asas kebudayaan dan pembentuk gaya pemikiran seorang anak.
2.Pengaruh Politis.Cara pandang dan perilaku orangtua dalam masalah kebebasan dan peraturan, serta doktrin yang ditanamkan pada nak.
3.Pengaruh Ekonomis. Sikap yang diambil oleh orangtua, produktif, konsumtif, kikir, berlebihan, boros atau dermawan.
4. Pengaruh Interaksi dan komunikasi..Apakah anak bisa komunikasirutin dengan orangtua dan mendapatkan kasih saying yang proposional.
Bagaimanakah rumah tangga yang harmonis? Yaitu harus memperhatikan asas dan ketentuan yang ditetapkan dalam Islam seperti:
1.Pembentukan rumah yang semata-mata mengharap keridhaan Allah dan bukan mengharapkan yang lain.
2. Tujuaan Pembentukan rumah tangga adalah melaju ke jalan yang telah digariskan Allah dan selalu mengharap keridhaan-Nya. Dan selalu bersyukur kepada dalam setiap hal.
3. Lingkungan rumah tangga adalah tempat yang cocok untuk pertumbuhan, pendidikan, ketenangan, dan kebahagian para anggotanya.
4. Hubungan antara kedua pasangan harus bisa saling melengkapi dan menyempurnakan hati dan jiwa mereka yang satu.
5.Hubungan dengan anak-anak harus baik. Dari ungkapan Khajah Nasiruddin al-Thusi, Ayah merupakan symbol keadilan dan ibu merupakan symbol kasih saying, dimana keduanya akan memperhatikan masalah merawat dan mengasuh anak.
6.Duduk bersama sesama anggota keluarga untuk saling konsisten dan konsekwen serta sling mengasihi dan menyayangi.
7. Kerjasama dan saling membantu.Orangtua harus membiasakan anak untuk saling membantu dalam kebaikan, menjaga kejujuran dan menghormati orang lain serta ikhlas dalam memberi.
8. Upaya untuk kepentingan bersama. Dalam hal ini mereka bermusyawarah bila berkaitan dengan pendidikan dan pemeliharaan anak, sehingga anak memiliki kepribadian, akrab dengan orangtuanya, dan mempunyai harga diri.
Usaha Mencegah Rumah Tangga Islam dari Kehancuran
1. Hindari pernikahan yang didasari keserakahan, ketidaktahuan,dan hanya untuk meraih posisi dan harta.
2. Dalam berumah tangga harus berdasarkan hak dan kewajiban yang sudah diatur dalam Islam.
3. Membina diri agar mudah memaafkan, menahan diri dari emosi dan mau berkomnikasi.
4. Selalu ingat Allah SWT. Ingat juga buku catatan amal dan perbuatan yang dicatat malaikat.
5. Jagalah suasana rumah tangga agar suasananyya tetap hangat dan harmonis.
6. IIkut mengontrol lingkungan dengan memberi masukan dan nasehat yang baik secara umum
7. Pemerintah ikut mengatur perlindungan dan penjagaan terhadap maslah rumah tanggaa dengan peraturan dan Unddng-undang.
8. Menggunakan Undang-undang Islam bila terjadi perselisihan dn pendurhakaan (nusyuz)
9 Masyarakat bertanggung jawab terhadap anak-anak pasca perceraian atau ditinggal mati orangtuanya.
Bab II. Kematian Ayah
Di bab ini dipaparkan bahwa sosok ayah bagi seorang anak adalah pemimpin dan pelindung untuknya. Selain itu juga dibahas bagaimana perasaan anak ketika ditinggal mati oleh ayahnya. Perasaan anak terhadap ayahnya sangat dipengaruhi berbagai faktor, antara lain kehadirannya, pola hubungan, ketegasan seorang ayah dalam bertindak, dan kelemah lembutan, seperti yang terpapar di bawah ini:
1.Pemimpin dan teladan.
Ayah baginya pemimpin, sebagai sosok yang kuat , maka anak akan meniru perbuatan dan perkataan ayahnya.
2.Memenuhi berbagai kebutuhan.
Anak melihat bahwa ayahlah yang memenuhi semua kebutuhan hdup keluarga. Tanpa ayah tak akan ada makanan yang lezat atau mainan yang mereka sukai.
3.Menjamin keamanan.
Ayah merupakan pembela utama keluarga. Bila ayah di rumah semua terasa aman.
4.Kekuatan dan Pengawasan.
Anak menganggap ayah orang yang adil dan bijak, bisa berperan sebagai pengawas alam kehidupan rumah tangga.
5.Pemberi imbalan dan hadiah
Anak sangat yakin bahwa ayah adalah pribadi yang mulia. Mereka lebih banyak memuji daripada mencela, dan selalu memaafkan juga mencurahkan kasih saying dan pujiannya.
6.Faktor Penghangat suasana rumah angga.
Ayah merupakan figure yang membahagiakan, memiliki berbagai bentuk mainan dan menyenangkan karena bisa menjawab pertanyaan yang mereka ajukan.
Apa yang harus dijelaskan bila seorang anak kehilangan Ayahnya?Untuk mengurangi kesedihannya ada beberapa cara yaitu:
1.Dengan bahasa anak, jelaskan makna kematian
2.Dengan cara yang alamiah.Ijinkan mereka menangis untuk meluapkan kesedihannya.
3.Beri perhatian yang lebih di awal bulan kematian dengan cara yang menggembirakan
4.Yakinkan pada anak bahwa kematian akan dialami oleh setiap orang maka jangan
terlalu bersedih.
5.Jangan memberi pengertian yang salah tentang kematian, atau erupakan pengaruh negative dari suatu perbuatan.
6.Untukmeringankan beban kesedihan anak, ungkapkan berbagai perbuatan baik seorang ayah ketika masih hidup.
7. Jadikan salah satu anggota keluarganya tepat bersandar aga anak tidak merasa seorang diri.
8. Seorang ibu harus menjelaskan bahwa dialah yang akan memikul beban dan tugas ayah.
Bab III. Pengaruh Kematian Ayah
Pengaruh Umum bisa berupa:
1.Ketidak seimbangan jiwa
2.Perasaan yang enjadi sensitive
3.Menimbulkan kesulitan. Sebab tidak mampu menanggung beban derita, dan tidak siap dengan kehilangan.
4.Kerusakan Akhlak. Akan muncul sikap tidak terpuji untuk menarik perhatian , egois, suka berbohong, dan mencuri
5.Menimbulkan berbagai kelainan, misalnya: ngompol, mengigau, gagap dan was-was.
6.Mengalami problemdi sekolah. Ini disebabkan karena kehilangan perhatian ayah. Anak juga mengalami kesulitan belajar di sekolah.
Sedang pengaruh dalam kehidupan sehari-hari bisa berupa:
1.Tidak nafsu makan. Segalanya jadi tidak teratur.
2.Gangguan pencernaan.Karena perasaan sedih mengganggu lambung .
3.Pertumbuhan badan ikut terganggu, karena gizi tidaak seimbang.
4.Gerakan tak terkontrol, khususnya gerakan syaraf sebagai tanda terjadinya pergolakan jiwa.
5.Perubahan pada raut wajah, muram ,sedih, depresi,dan mengasingkan diri.
6.Waktu istirahatnya tidak teratur. Ada perasaan takut dan cemas ketika mereka tidur. Karena memikirkan kematian ayahnya.
7.Terserang penyakit. Karena memendam rasa sedih. Yang lebih fatal mereka tidak bisa berbicara dengan lancar
Dalam melindungi anak pasca kematian ayahnya kadang terlalu berlebihan, yang akan menciptakan bentuk kesalahan. Antara lain:
1.Kasih sayang yang berlebihan .
Hal ini akan menyebabkan anak merasa sangat penting dan mulia. Dia akan keluar dari jalur kehidupan dan menyimpang. Sebaiknya kasih sayang diberikan dalam kadar yang adil dan seimbang.
2.Bantuan dan pelindungan yang berlebihan.
Secara ilmiah berlebihan dalam memberikan bantuan dan perlindungan akan mengakibatkan munculnya tindak criminal, dan tindakan tidak terpuji lainnya. Perlindungan dan bantuan yang berlebih akan menjerumuskan anak padajurang kesengsaraan.
3.Berlebihan dalam menyediakan makanan.
Terlalu berlebihan daam menyediakan makanan akan menimbulkan dmpak negative bagi jasmaninya dan sianak akan memiliki kebasaan yang buruk, maka biarkanlah sianak hidup secara normal,
4.Berlebihan dalam menyediakan keperluan lainnya.
Karena alasan ingin memberinya yang terbaik, maka keperluan hidupnya kita sediakan secara berlebihan. Hal ini akan menimbulkan masalah baru karena membahayakan.
5.Berlebihan dalam pengawasan .
Pengawsan jangan berlebihan sebab akan berpegaruh buruk bagi pedidikannya.
Kesalahan ini akan mengakibatkan kerugian yaitu:
1.Anak menjadi sulit bertumbuh dan berkembang.
2.Anak mudah tersinggung dan mudah menangis.
3.Anak tidak mau mengalah dan punya sifat tidak terpuji.
4. Anak jadi malas. Berharap mendapat bantuan dari ibu atau orang lain.
5. Dalam sosial, anak tidak mandiri dan tidak bisa menentukan sikap.
6.Mudah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup.
7.Manja dan durhaka terhadap orangtua.
Karena alasan itulah kita harus selalu memperhatikan keseimbangan dalam berbagai situasi dan kondisi dalam memberi bantuan dan pertolongan. Jangan sampai mereka selalu tergantung dan terikat kepada kita.
Untuk mencegah penyimpangan tersebut perlu penanggulangan seperti:
1 .Memperkuat dasar-dasar Akhlak
2. Memanfaatkan kekuatan agama
3 Memperkuat keberanian
4 Mengenali kedudukan pribadi
5 Mengisi waktu dengan hal yang positif
6 Mengawasi pergaulannya
7 Melenyapkan perasaan negative
8 Memberi nasehat dan kasih sayang
Yang tak kalah penting dari penanggulangan adalah peran ibu dan musyawarah. Duduk berdampingan, mengutarakan masalah yang dihadapi anak dan memberi masukan pada anak yang berhubungan dengan pendidikan akhlak dalam bentuk cerita teladan, dan kisah pengalaman orang-orang bijak.
Bab IV.Kebutuhan Khusus
Di bab ini dibahas antara lain kebutuhan khusus anak, masalah kebutuhan hidup, perasaan, kejiwaan, sosial dan akhlak, termasuk kebutuhan anak yang menderita cacat.
Masalah kebutuhan menurut para psikoloq berhubungan erat dengan perbuatan, perilaku,dan kepribadian, makakebutuhan itu harus dipenuhi secara seimbang. Kebutuhan anak dibawah usia 6 tahun hanya menggantungkan harapannya kepada ibunya maka para ibu dan pendidik harus memperhatikan masalah ini semakin bertambah usia anak semakin berkurang pula kebutuhannya pada orang lain.Karena mulai bersandar pada dirinya sendiri. Tugas ibulah untuk mengajarkan anakagar bisamengerjakaan urusannya yang berhubungan dengan dirinya sendiri.
Dalam memenuhi kebutuhan dan saling membantu maka para ibu dapat menyusun program yang tepat untuk mendidik dan mengajarkan pekerjaan yang sesuai dengan usia anak dan kemampuannya. Sedang dalam memenuhi kebutuhan akhlaknya,seorang ibu bisa memberi pelajaran untuk bersabar, bersemangat, menjaga perasaan orang lain, menjaga tata tertib, dan bersikap santun. Sehingga anak harus bisa menghargai orang lain, siap mengorbankan kepentingan pribadi demi kepentingan orang lain, mudah memaafkan dan berlapang dada.
Bagi anak yang ditinggal oleh ayahnya, mereka punya kebutuhan yang khusus karena mereka mengalami pukulan emosional yang cukup telak ketika menyaksikan kematian ayahnya. Maka sang ibulah yang bertanggung jawab langsung terhadap pendidikan dan pebinaan mereka.
Bagaimana usaha memenuhi kebutuhan mereka? Kebutuhan mereka harus dpenuhi secara tepat dan seimbang. Jika tidak akan berdampak pada pikirannya. Kebutuhan mereka bukan semata-mata hanya kebutuhan jasmaninya saja, tapi juga dari sisi akhlak dan agama untuk kepentingan sekarang maupun mendatang.
Kebutuhan anak dibedakan menjadi dua. Yang pertama kebutuhan jasmani dan yang kedua kebutuhan emosonional. Kebutuhan jasmani berupa:
1.Masalah makanan. Masalah ini perlu diperhatikan. Bila terlalu lapar jadi kurus dan mudah marah juga dapat menimbulkan penyakit.
2.Kesinambungan tidur dan beristirahat. Dengan cukup tidur, anak tidak gelisah dan akan memiliki tenaga untuk melakukan aktivitas lain setelah istirahat.
3.Kesehatan dan kebersihan. Hal ini dapat terpenuhi dengan menu makanan yang tepat dan bersih. Para ibu wajib memperhatikan kesehatan dan keselamatan anaknya.
4. Aktivitas dan kegiatan anak harus dipantau demi pertubuhannya. Apabila anak memanfaatkan sinar matahari dan merasa segar dalam beraktivitas, anak akan memiliki otot yang kuat.
5.Masalah buang air kecil dan besar harus diperhatikan.
Anak yang stress system pencernakannya tertanggu. Buatlah anak melupakan kesedihannya dengan kesibukan dan aktivitas rutin yang menggembirakan.
Kebutuhan emosional. Kebutuhan tersebut antara lain:
1.Anak merasa diterima dan didukung. Anak membutuhkan hubungan baik dan persahabatan.
2.Kasih dan saying. Anak sangat mengharapkan dimanja, dsukai, dan dicintai. Perasaan ini selalu ada spanjang hidupnya.
3.Kelemahlembutan. Sifat ibu yang lemah lembut dapat menjadi sahabat sejati bagi anaknya. Kelemahlembutan bisa dijadikan sarana memperoleh apa yang diinginkan.
4.Perhatian dan penghormatan. Penghormatan merupakan hak setiap anak.Maka seorang ibu harus menjaga dan memperhatikan anaknya.
5. Menangis dan bersedih. Seorang ibu harus bisa menerima tangisan dan kesedihannya. Karena dengan melepaskan tangisnya dia akan merasa lega. Biarkan beberapa saat.Kemudian tenangkanlah kegundahannya.
6.Riang gembira. Ciptakanlah suasana riang dan gembira agar anak melupakan kesedihannya karena kematian ayahnya.
7.Ketenangan dan ketentraman. Para ibu harus bisa menciotakan lingkungan keluarganya dalam keadaan tenang, tentram dan jauh dari perasaan gelisah.
8. Kebutuhan lain-lain. Kadang anak memiliki sikap yang kurang wajar setelah kematian ayahnya. Ibu harus bisa menerima sikap ini untuk mendapatkan ketenangan dan keseimbangan.
Menyikapi kebutuhan-kebuhan tadi, maka peran ibu sangat penting. Ibu harus rela berkorban demi kepentingan anaknya. Ibu harus mengambil sikap agar anaknya tumbuh secara normal. Ibu harus selalu berada ketika anak dalam kegelisahan, dan ibu harus bersikap lemah lambut.
Kebutuhan dasar dan utama manusia adalah kebutuhan jiwa. Inilah yang membedakan manusia dengan binatang. Manusia membutuhkan harga diri, pengetahuan dan tujuan hidup. Jika tidak terpenuhi mereka akan seperti binatang. Kebutuhan jiwa sangat banyak antara lain:
1. Ketenangan jiwa. Ini diperlukan agar anak menjalani kehidupan secara normal dan alami.
2. Kebutuhan harga diri. Seorang anak butuh dihargai dan diakui kebberadaannya.
3. Rasa percaya diri. Anak yang punya rasa percaya diri akan mampu melaksanakan tugas dengan baik.
4. Tujuan hidup. Anak harus mempunyai dan memahami falsafah belajar dan apa tujuan dari belajar.
5. Mampu membela diri. Anak harus diberi semangat agar memiliki kekuatan untuk bertahan baik secara jasmani maupun rohani.
6. Ilmu dan Iman. Secara perlahan anak harus tahu masalah dan rahasia alam ini. Siapa Penciptanya. Hal ini akan mewujudkan keimanan dan keyakinan.
7. Pengembangan berbagai potensi. Dalam pandangan Islam manusia tak ubahnya barang tambang, mempunyai potensi masing-masing. Peran ibulah yang dapat menolong anak untuk meraih keberhasilan itu.
8. Keberhasilan. Anak harus diyakini bahwa dia mampu meraih keberhasilan dalam usahanya.
9. Doa dan ibadah. Setiap insane ada kecenderungan yang terpendam untuk berharap dan berdoa juga beribadah kepada Allah. Dan berserah diri pada keadilan-Nya.
10. Kebebasan dan kemerdekaan. Seorang anak mebutuhkkan kebebasan dan kemerdekaan . Hal ini merupakan suatu yang alamiah dan harus dipenuhi. Tentunya dengan pengarahan, latihan, dan bimbingan.
Sedang untuk anak yang cacatpun membutuhkan berbagai kebutuhan. Ada dua bentuk perhatian yang harus diberikan pada anak yang cacat. Pertama kondisi anak yang cacat.
Yang kedua, karena ayah meninggal seorang ibu tidak punya cara lain, selain harus bersabar, tabah dan menguatkan hati dan jiwa juga memohon pertolongan kepada Allah.
Sikap dan peran ibu harus dapat:
1. Melatih kekuatan jiwa. Jangan merasa berdosa karena punya anak cacat. Jangan terlalu sedih, optimislah, tidak perlu terlalu cemas. Doronglah agar tetap bertanggung jawab dan pelajarilah bagaimana menangani anak yang cacat.
2. Menerima kondisi anak Sikap ini akan menjadikan anak memliki keberanian untuk meraih kehidupan normal, sehat dan bahagia.
3. Menyesuaikan diri deengan kondisi anak. Sikap sabar dan lapang dada ketika melayani anak terseebut.
4. Mencintai anak sepenuh hati. Kasaih saying ibu mampu melupakan cacatnya dan dia akan tumbuh percaya diri.
5. Sarana pengobatan anak.Harus anda buktikan dalam perbuatan bahwa anda bedoa dan beusaha demi kesembuhannya. Ini akan memberi rasa bahagia pada si anak.
6. Pelajaran khusus. Ajarlah hal-hal yang baik dan sesuai dengan kemampuannya
7. Kesibukan Khusus.Dengan perhatian dan pengawasan khusus pada anak, akn berguna untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan dirinya.
Bab V. Pendidikan Anak-anak Syuhada.
Pentingnya pendidikan akan nampak dengan jelas apabila menyaksikan anak yang tidak memperoleh pendidikan. Mereka setara dengan binatang dan melakukan berbagai penyimpangan. Pengaruh pendidikan bisa dilihat dari berbagai sisi positif mendatangkan kebaikan dan kebahagiaan bagi seluruh umat manusia. Pendidikan merupakan hal yang sangat diperlukan, baik individu maupun masyarakat. Bagi individu pendidikan berguna untuk pertumbuhan, melatih ketrampilan, melatih otak, mengenal dan menyingkap potensi yang ada dan sarana bagi perkembangan jiwa dan sarana agar melangkah di jalan yang diridhai Allah, bisa menggunakan falsafah kehidupan dan meraih cara yang tepat dalam menentukan sikap. Sedang bagi masyarakat, pendidikan akan mendatangkan kebaikan dan keamanan juga kedamaian. Karena pendidikan akan mengubah manusia menjadi bahagia atau celaka dan sengsara.
Dampak pendidikan yang salah kaprah bisa kita lihat di dalam penjara, pelaku criminal, pengkhianat Negara,koruptor dan penjudi. Mereka seperti itu karena pengaruh dari pendidikan yang buruk dari orangtuanya atau lingkungan sosialnya.
Usaha yang dilakukan untuk pendidikan anak-anak syuhada adalah ditanamkan pada jiwa mereka bahwa ayah mereka telah mengorbankan jiwanya di jalan Allah demi tegaknya agama Islam. Sudah selayaknya kita mengurus mereka dengan memberi pendidikan yang terbaik. Dalam hal ini kita melibatkan peran ibu. Tugas ibulah yang memberkan dasar-dasar pendidikan kepada anak-anak syahid yang antara lain;
1. Menjalankan program pendidikan yang terbaik.
2. Membina mereka. Dijelaskan pada mereka bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi. Jadi jangan dirusak citra orangtuanya yang sudah meninggal.
3. Memenuhi kekurangan mereka. Dengan memenuhi kekurangan mereka, mereka bisa tumbuh menjadi anak yang saleh menuju kesempurnaan.
4. Membibing mereka agar mengenal hak dan kewajibannya sebagai tunas harapan para syuhada.
5. Membina mereka agar menjadi teladan bagi masyarakat.
Jenis suatu pendidikan bagi anak syuhada adalah dibina agar memiliki kepribadian, nilai kemanusiaan, dan akhlak yang mulia, sehingga mereka mampu melintasi jalan yang diridhai oleh Allah.yang layak menjadi guru dan pendidik anak syuhada.adalah orang yang:
1. Memiliki sifat dan kriteria sebagai guru atau pendidik.
2. Mengetahui dan memahami kesulitan yang dialami keluarga syuhada.
3. Telah berumah tangga. Jadi tahu persis bahwa anak butuh perlindungan dan kasih saying.
4. Menyayangi anak-anak syuhada dan yakin akan kedudukan mereka.
5. Bertanggung jawab dalam menjaga kehormatannya.
6. Punya pengetahuan dan keahlian yang diperlukan dalam mendidik.
Dasar Pelaksanaan program tersebut adalah;
1. Programnya jelas dan laik.
2. Menjalin hubungan yang akrab dengan anak.
3. Ibu memberi contoh yang baik sebagai landasan anak.
4. Amati sikap, perbuatan, dan pembicaraan.Evaluasilah..
5. Anak memperoleh kasih saying dari ibunya.
6. Hati dan jiwanya diperkuat agar jiwanya punya keberanian untuk melangkah.
7. Program harus sesuai dengan Islam dan Qur’an.
Peran ibu sangat penting. Karena ibu adalah tumpuhan harapan bagi seorang anak.Ibu punya keahlian dalam menciptakan getaran di hati sang anak dan memiliki keahlian dalam mengubah jiwanya. Bentuk pendidikan yang disarankan berupa landasan yang kuat yang mampu bertahan untuk selamanya serta menjadi kebiasaan baginya.Tutunlah untuk mengucapkan kata-kata yang baik, ajarkan pada anak hal yang mampu membantunya menggapai tujuan hidup.
Kita wajib mewujudkan kekaguman dan kebanggaan. Karena kita ingin generasi yang bangga akan kesyahidan dan bangga akan diri dan keluarganya.dengan memnfaatkan kisah-kisah keteladanan maka dapat menjalankan program pendidikan dan membimbing
Anak agar mencapai tujuan ang mulia. Usahakan anak mampu memahami nilai-nilai usaha dan jerih payah para pendahulunya, sehingga termotivasi menjaga dan mempertahankan upaya tersebut.
Pengawasan dan penjagaan. Seorang ibu yang menginginkan anaknya menjadi cahaya harus memperhatikan pendidikannya. Supaya anak tidak memiliki sifat buruk dan amoral
Sikap seorang ibu hrus selalu bersemangat untuk membina jiwa dan mental anak. Serta berusaha menumbuhkan dalam jiwanya sifat rela berkorban, tolong menolong, dan bertanggung jawab.
Program di rumah dibentuk agar anak mampu berdiri sendiri dan sanggup menyesuaikan diri dengan masyarakat. Seorang ibu wajib memperbaiki tingkah laku anak agar tidak egois, iri hati, dengki, dan sombong. Setiap langkah yang diambil harus diperhitungkan dengan matang. Sebab bila gegabah dampaknya tidak baik dan tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan.
Bab. VI. Ibu dan Sifat Keibuan.
Peran seorang wanita dalam pendidikan anak dari satu sisi lebih besar daripada peran seorang pria. Sebab anak lebih banyak dekat dengan ibunya. Pada dasarnya kata wanita mengingatkan seua orang pada sosok ibu yang tak terlupakan sepanjang hidupnya.
Kedudukan seorang ibu sungguh suci dan mulia. Karena Allah SWT telah memberinya kehormatan dan perasaan yang mampu mempengaruhi orang lain. Ibulah yang mengemban tugas suci bagi pendidikan dan keturunan umat manusia. Belaian dan sentuhannya akan melenyapkan berbagai penderitaan.
Kaum ibulah yang mengajarkan anak-anak tentang dasar-dasar kehidupan, tradisi, budaya yang ada di masyarakat. Maka seorang ibu harus merawat dan memelihara anaknya agar tumbuh dan berkembang serta menjaganya dari gangguan yang bisa menghancurkan kehidupannya.
Rumah tangga yang di dalamnya tidak ada belaian belaian kasih sayang ibu adalah rumah tangga yang dingin, kosong, dan menjemukan. Karena ayah dan pembantu tidak bisa menggantikan peran ibu seratus persen
Status sebagai seorang ibu bagi wanita adalah status yang membanggakan dan membahagiakan. Karena seorang anak akan menganggap ibunya sebagai sosok yang menyenangkan, sahabat karib, teman bermain, pembela, dan pengawas yang baik.
Syarat sebagai ibu bila ia menyadari bahwa tugas ibu lebih utama daripada tugas sebagai istri Ibu harus menjadi guru, pendidik, dan pengajar, mampu menediakan sarana, dan menciptakan surga bagi anaknya, dan memberi suri-teladan secara nyata.
Bila seorang ibu melakukan kesalahan karena melimpahkan tanggung jawabnya pada orang lain, sedangkan dia hanya mementingkan diri sendiri. Praktis dia tidak layak disebut sebagai seorang ibu.
Pahala yang didapat seorang ibu, menurut ajaran Islam menyatakan bahwa jika seorang ibu sejak mengandung, menyusui, dan membesarkan anak dengan niat karena tugas Ilahi dan kemudian dia meninggal maka seperti yang disabdakan Nabi Muhammad SAW, ia tidak akan merasa sedih dan susah di negeri akhirat. Karena pengorbanan seorang ibu terhdap anaknya sungguh besar. Dan akhlak, kepribadian anak juga tergantung pada ibu.
Seorang ibu harus mempunyai semangat yang tinggi dalam menghadapi berbagai kesulitan, harus tetap melanjutkan perjalanannya meski menghadapi benturan dan kerugian besar. Semangat ibu akan menumbuhkan keberanian bagi si anak untuk mengarungi kehidupan.
Perasaan senang dan bahagia seorang anak sangat dipengaruhi oleh semangat yang dimiliki oleh ibunya. Ia bergembira ketika ibunya gembira. Dan bersedih tatkala ibunya bersedih.
Ada beberapa upaya untuk meraih kebahagiaan. Yaitu:
1. Percaya kepada Allah. Kepercayaan dan keyakinan kepada Allah merupakan tangga untuk mencapai peringkat yang tinggi. Allah berfirman; “ Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram” (Al-Rad:28)
2. Menepis perasaan takut. Jika seorang ibu mempunyai jiwa penakut, akan berpengaruh pada anaknya. Ia menjadi anak yang penakut dan tidak berani melangkah.
3. Rasa bingung dan gelisah. Bila seorang ibu mempunyai perasaan itu. Hal tersebut akan membahayakan kondisi si anak dan jiwanya jadi tertekan karena kekurangan kasih sayang.
4. Memendam rasa sedih dan tangis,Seorang ibu yang tidak tabah dan sabar ketika menghadapi musibah jiwanya akan tersiksa dan ini akan berpengaruh buruk pada anaknya.
5. Perhatian dan tugas seorang ibu ketika ditinggal mati oleh suaminya. Dia harus rasional dan jangan terlalu larut dalam kesedihan. Dia harus siap mengurusi kehidupan anaknya.
6. Kapasitas ketabahan seorang ibu. Anda harus dapat meyakinkan diri anda bahwa anda bisa menghadapi persoalan dan kesulitan hidup. Anda harus tetap tenang dan tegar.
7. Aktivitas dan Kesibukan. Sibukkan diri anda dengan pekerjaan yang bermanfaat agar anda memiliki semangat dan harapan untuk melanjutkan hidup ini dan membesarkan anak anda.
Selain itu ada hal-hal yang harus disadari. Antara lain, bahaya kesedihan dan kemalasan yang akan meracuni jiwa anak anda dan menyakitkan hati anak-anak. Maka perlu persiapan dan pembinaan yang berupa pengetahuan dan ketrampilan yang berhubungan dengan ketegaran hati, keimanan yang kuat, wajah yang ramah, dan murah senyum, optimis, dan hindari keluhan dan rintihan dalam menghadapi kesulitan.
Ada hal yang diperlukan dalam pembinaan yaitu:
1. Mengenal Tugas dan Tanggung Jawab. Ini penting. Karena perubahan padapemikiran dan program pendidikan sangat berguna dalam mendidik anak.
2. Persiapan sarana untuk pelaksanaan tugas. Bila sudah tahu tgas dan tanggung jawabnya usahakanlah dengan sungguh-sungguh. Melangkahlah dengan semangat .Dan percayalah kepada Allah. Ingat aktivitas berasal dari anda sedang berkah berasal dari Allah.
3. Upaya dan membentuk figure dan suri teladan.Upaya ini sangat penting untuk memotivasi anak agar anda bisa menjadi figure dan suri-teladan bagi anak anda.
4. Bersikap matang. Sebagai seorang Islam haruslah konsisten dan konsekwen, punya sikap yang baik, dan perlu memiliki pengetahuan tentang kebijakan dan kearifan agar meraih keberhasillan.
5. MMenjaga dan memelihara diri.Seorang ibu adalah panutan bagi anak-anaknya.Kesucian dan kebaikan perilaku ibu adalah pelajaran bagi anaknya.
6. Menambah Pengetahuan.Seorang ibu wajib menabah pengetahuan utuk eraih keberhasilan. Sibukkan diri anda dengan memenuhi kebutuhan anak. Kenalkan dia dengan dunia serta nilai dan relativitasnya Ajari dengan filsafat, aturan kehidupan, dan seua hal yang bisa dijadikan bekal hidupnya.
7. Iman dan keyakinan. Penting bagi seorang ibu menghindri diri dari semua larangan Allah, istiqomalah dala penjalankan tuntunan-Nya, bertawakallah kepadaNya. Dan selalu mengharap rahmat dan pertolonganNya.Semua itu membuat anda lebih percaya diri.
8. Arif dan Hati-hati.Kehidupan adalah suatu yang rumit, sedikit saja kita lengah,kita akan terjerumus. Maka kita prlu bersikap arif dan hati-hati dalam bersikap dan melangkahkan kaki.
9. Teguh dan Tegar.Perlu keteguhan dan ketegaran hati, serta menyikirkan sikap apriori dan pesiis. Karena hal ini akan menghambat pertumbuhan dan kemajuan.
10. Senantiasa Berpikir.Kehidupan di dunia ini selalu berganti, untuk menentukan sikap pelu berpikir, pelajarilah berbagai system dan rahasia yang ada di dalamnya.Apakah yang sudah kita perbuat sudah cukup matang dan rasional
Bab VII Tahap-Tahap Pendidikan
Dalam bab ini dibahas peran ibu yang harus mendidik anak pasca kematian suaminya. Tugasnya jadi sangat berat tapi dengan menimba ilmu , bangkit, dan memohon pertolongan Allah SWT, ia akan berhasil membesarkan dan mendidik anaknya.
Setelah kematian suaminya, seorang ibu punya peran ganda. Sosok ibu yang bertanggungjawab menjaga,memperhatikan kebutuhan anak, mengelola kehidupan rumah tangga, memikirkan ekonomi, memberinya makan,, memberi teladan akhlaki dan mencurahkan kasih saying untuk kebahagiaan sang anak. Sedang peran ibu sebagai ayah harus bertanggungjawab menjaga prilaku dan kedisiplinan anak. Ibu mampu berperan ganda. Buktinya banyak anak yang sukses walau dididik hanya oleh seorang ibu. Tugas ayah yang harus diemban ibu sebagai pengganti ayah adalah; sebagai kepala keluarga, guru bagi anak-anak dalam rimah tangga, suri tauladan dan figure akhlak si anak, tempat berlindung yang aman bagi anak, agen budaya karena berperan memindahkan nilai-nilai filsafat hidup, optimis dan membentuk pola piker yang baik,menjada peran politik ketika harus mengeluarkan perintah dan larangan,peran agama ketika harus menjelaskan makna dan nilai keimanan dan ketaqwaan.
Tahap-Tahap Pendidikan.
1. Pendidikan 6 tahun pertama yang harus diperhatikan pada tahap ini adalah pembentukan kepribadian pelajaran-pelajaran dasar dan meletakkan dasar-dasar akhlak. Perhatian dan pengawasan sangat diperlukan pada tahap ini. Terutama perasaan anak. Dengan memperhatikan perasaan anak, diharapkan dia akan mampu menghadapi kenyataan dan memiliki kepribadian yang bisa mengerti perasaan orang lain, dan penuh toleransi.
Dalam menyikapi pertanyaan anak yang punya rasa ingin tahu sangat besar,berilah jawaban yangbenar dan yang sesuai tingkat kemampuan dan pemahamannya. Jangan terkesan oleh anak tidak masuk akal.
Cara menghadapi anak yang punya karakter berbeda-beda, jadi seorang ibu harus memperhatikan kesantunan, nilai akhlak, rasa kemanusiaan, dan menaruh hormat pada sang anak. Cara bergaulnya seorang ibu harus tenang, tegas, benar, dan penuh kasih sayang. Seorang ibu dituntut mengenalkan pada anak berbagai sisi kehidupan sesuai kapasitas pemahamannya.
Demi nostalgia masa kanak-kanak, upayakan agar tertanam dalam benak anak tentang sikap optimis, sifat membangun dan pelajaran yang bermanfaat bagi sang anak
.
2. Tahap Pendidikan Masa Kanak-kanak dan Remaja.
Hubungan anak dengan ibu dalam berbagai fase , sejak kelahiran sampai pada fase remaja. Pada fase-fase ini, ibu dituntut untuk benar-benar bijak dan hati-hati. Ciptakan hubungan dekat dalam membimbing anak agar mencapai tujuan yang kita inginkan. Jadikan dirinya sebagai rekan sekaligus mitra dalam menggerakkan roda rumah tangga. Limpahkan pekerjaan rumah tangga kepada anak perempuan anda, dan berikan tugas yang biasa dipikul ayahnya kepada anak laki-laki anda. Anak-anak harus ikut andil dalam menjalankan roda kehidupan .
Pengawasan pada anak sangat penting sewaktu mendekati usia baliq. Amati bentuk dan corak berpikirnya, kesehatan rohaninya, kesucian dan ketaqwaanya, juga pergaulannya. Bila kita lalai mereka akan ternoda dan tercemar.
Sebagai seorang ibu dalam memberi perintah atau melarang anak harus memperhatikan kondisinya, apakah dia memiliki kesiapan untuk menerima perintah dan larangan. Kalau belum ciptakanlah kondisi tersebut agar dapat membuktikan kemampuaan dirinya. Baru setelah itu anda dapat memberlakukan perintah dan larangan.
Seorang ibu harus bisa berperan sebagai teladan. Jadilah anda seorang mubaliq. Jangan sampai anak beranggapan bahwa anda hanya bisa memerintah dan melarang sedangkan anda tidak bisa menerapkan pada diri sendiri. Tegaskanlah kepada mereka keharusan (doktrin) untuk menjadi orang yang gagah berani, cinta sesama, menjaga kehormatan diri, dan masyarakat, serta menjaga kemuliaan Islam dan Al Quran. Katakan bahwa nenjaga kesuciaan diri, menghargai diri, teguh, dan tegar di jalan yang benar, bersikap luhur dan mulia, serta jadi insan kebanggaan masyarakat
.
3 . Tahap Pendidikan pada Masa Baliq
Fase ini merupakan fase yang amat mengguncang bagi para pendidik dan guru. Perubahan sikap dan perilaku anak ketika masuk diusia baliq, mereka jadi menuntut kebebasan dan lebih sering bergaul dengan teman-temannya dan kadang lupa akan tanggungjawab dan tugasnya di rumah. Bila tidak hati-hati, mereka akan tersesat dan melupakan orang-orang yangpaling mereka muliakan dan kehilangan kehangatan hidup dari keluarganya.
Pada saat-saat seperti itu anak butuh sahabat yang dapat menenangkan jiwa serta menjawab berbagai pertanyaan yang mereka ajukan. Mereka amat membutuhkan rasa aman dan dukungan keluarga, serta kasih saying orang-orang dewasa. Dan ini harus dipenuhi secara wajar.
Pengawasan pada tahap ini penting karenanya program kegiatan dan pendidikan meliputi mengawasi pergaulan mereka, siapa teman bergaulnya, siapa tempat curahan hatinya, bila perlu undanglah teman-temannya, sehingga kita tahu dengan siapa dia bergaul. Tapi harus diingat anda jangan terlalu menekan dan memaksa mereka untuk tunduk. Berilah kesempatan pada mereka untuk bicara dan mencurahkan isi hatinya.
Bila anak anda perempuan, anda harus lebih akrab dan penuh perhitungan. Wujudkan nilai akhlak dan kemanusiaan dalam jiwa anak perempuan anda. Jagalah kesucian dirinya. Jadikanlah dirinya seorang yang mampu menjaga ketaqwaan dan kesucian dirinya.
Bersikaplah bijak dan selalu memberi dukungan pada anak anda. Ini sangat penting.Lontarkan pujian dan dukungan bila dia melakukan pekerjaan yang baik. Bila dia melakukan kesalahan atau kekhilafan , perlakukan dia dengan cara lembut, bijak,dan mau memberi maaf.
Harapan seorang ibu adalah anaknya menjadi anak yang saleh/salehah. Bila anak melakukan kesalahan janganklah anda merasa sedih tapi tenangkan hati anda dan pikirkan apa yang mesti anda lakukan agar anak anda berubah sikap menjadi patuh, bersikap tenang dan merasa aman.
Bab VIII. Kedisiplinan Anak-Anak
Masalah kedisiplinan harus diperhatikan oleh kaum ibu. Baik itu disiplin dalam rumah tangga, sekolah, masyarakat atau dirinya sendiri. Anak harus dibiasakan hidup dibawah aturan dan disiplin agar kelak tidak rusak dan suka membebani orang lain.
Beda antara kedisiplinan dan tata tertib. Kedisiplinan adalah bentuk penjagaan dan pelanggengan tata tertib. Jadi orang harus selalu menjaga dan memelihara aturan yang berlaku. Sedang tattertb adalah sebuah media bagi proses pendidikan dan bersifat luwes juga tidak bersifat permanent karena tergantung kondisi yang ada.
Maksud dan manfaat kedisiplinan adalah untuk menghantarkan anak meraih kehidupan yang yang sehat dan bermanfaat. Dengan menjadikan anak disiplin agar anak dapat merakan nikmatnya hidup dan mampu melenyapkan goncangan jiwa ketika ayahnya meninggal, membimbing anak dalam mengarungi lautan kehidupan dan juga jangan sampai anak tergelincir ke jurang kesengsaraan.
Lingkup kedisiplinan anak sangat luas. Meliputi seluruh ucapan, perbuatan, dan perilaku yang harus selalu diawasi kedisiplinannya dan pelaksanaannya harus secara bertahap dan tidak ada unsure paksaan.
Dasar kedisiplinan harus ditanamkan kepada anak sejak kecil. Diperlukan suatu cara dan tehnik yang jitu. Dalam hal ini sang ibu harus memilih dan menentukan cara yang terbaik untuk diterapkan kepada sang anak. Suatu cara yang dapat membangun kepribadian anak sekaligus menjauhkannya dari berbagai factor yang dapat menjerumuskan ke jurang kesengsaraan.
Yang menjadi dasar pelaksanaan kedisiplinan adalah; membimbing dan mengarahkan anak dengan mengetahui alas an tentang keharusan untuk berbuat ini dan itu. Pelaksanaan program kedisiplinan sangat bermanfaat dalam menjadikan anak tertib, teratur dan berpegang teguh kepada aturan.
Dalam menegakkan kedisiplinan anda harus tegas tapi juga harus lemah lembut. Bila tidak ada ketegasan maka yang terjadi adalah ketidak teraturan. Sebagai seorang ibu dalam menerapkan kedisiplinan janganlah bersikap kasar, tapi bersabarlah. Tanyakan apa yang menyebabkannya menangis atau tidak mematuhi tata tertb yang ada.
Program kedisiplinan sebaiknya dijalankan dengan memperhatikan akhlak dan sopan santun. Jangan campur adukkan satu kesalahan denga masalah yang lain. Atau mengungkit kesalahan yang sudah berlalu. Untuk melatih kedisiplinan anak terhadap aturan yang berlaku, sebaiknya jangan mencela atau melecehkan sang anak yang sudah membuat kesalahan. Tapi celalah perbuatannya yang salah bukan anaknya. Niscaya anak akan memahami dan tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Dalam pelaksanaan program kedisiplinan diperlukan kesadaran yang penuh dan pengetahuan yang luas. Selain itu yang perlu kita perhatikan adalah; melontarkan sindiran yang jelas.Isyaratkan agar dapat mendatangkan manfaat. Syaratnya anak harus memahami dan mengetahui tujuan dan harapan anda ketika anda menyampaikan sindiran itu.
Proses pendidikan dikatakan keliru bila terlalu banyak perintah dan larangan. Maka harus diperhatikan kondisi emosional anak dan beri kesempatan untuk melangkah ke jalur yang diinginkan tapi kita wajib menegurnya bila keluar dari jalur. Bila anak melangkah pada hal yang merugikan dirinya sendiri, anda layak menegurnya, menjelaskan dan mengevaluasinya bahwa tindakannya salah. Seusai menegur dan memarahinya anda harus membimbing dan menarik hatinya dengan kelembutan. Pukulan yang berulang-ulang tak akan menimbulkan pengaruh yang positif terhadap usaha pembinaan anak tapi justru mengakibatkan perkembangannya terhambat. Sebuah pukulan tak ubah sebutir obat, jadi harus digunakan secara tepat. hindari cara ini. Tempuhlah cara yang lebih konstruktif. Benahilah kesalahan anak anda dengan cara lain bukan dengan cara kekerasan. Janganlah anda terlalu memaksakan diri serta mengharuskan segenap keinginan anda terwujud. Cobalah sedikit bersabar, kuasailah diri anda, dan berbuatlah dengan benar dan rasional.
Hubungan Ibu dengan Anak.
Ibu adalah sosok yang rela dan siap berkorban apapun yang dimilikinya agar anak-anaknya tetap bertahan hidup. Tapi ada sebagian ibu yang keliru dalam menentukan sikap. Ini dikarenakan keterbatasan kecerdasan atau karena terlalu berat benan yang harus dipikul dalam hidupnya.. Sebaiknya kaum ibu mengobati dirinya terlebih dahulu. Tidak dibenarkan menyakiti dan menyiksanya.
Seorang ibu harus memperhatikan masalah pergaulan anaknya. Landasan pergaulan anak haruslah;
1. Belas kasih dan murah hati
Kelembutan dan kasih saying mampu menyelesaikan berbagai kesulitan anak.
Menutupi dan memaafkan . Tegur dan peringatkan bila anak berbuat kesalahan namun jangan menghukumnya, tapi maafkanlah. Jangan dibesar-besarkan masalahnya, cobalah untuk mengasihinya. Dan berbaik sangkalah, saling pengertianlah pada anak. Ajaklah anak bertukar pikiran. Sebab hal ini akan mendorong anak untuk berprikalu baik serta mematuhi peraturan yang berlaku.
2. Memuji dan Mendukung
Letakkanlah hubungan anak dengan anda di atas fondasi pujian dan dukungan . Dukungan dan hubungan yang baik dapat menjadi sarana pertubuhan dan mempermudah usaha anda untuk mendisiplinkan sang anak.
3. Membangkitkan semangat dan perasaan bangga.
Hal ini akan menjadikan jiwa anak semakin tegar dan stabil. Katakan padanya bahwa ayahnya sangat mulia. Dia harus mengikuti jejaknya, menjaga kehormatannya di mata masyarakat.
4. Menjaga Kehormatannya.
Hubungan anak dengan ibunya seharusnya berpijak di atas pilar-pilar saling menghormati secara tulus. Bila seorang anak merasa dihormati ia akan berusaha menjaga kehormatan itu.
Jadi yang harus dihindari berkenaan dengan hubungan anak dengan ibu diantaranya; unjuk kekuatan, keras kepala, menyerah pada paksaan dan lepas kendali. Jauhi sifat dan sikap seperti itu agar anda sukses dalam mendidik anak.
Bab IX Lingkungan Pergaulan Anak
Faktor lingkungan bagi anak bisa merusak, bisa pula membangun kepribadian anak. Padahal anak sangat membutuhkan pergaulan. Lingkungan dapat mewarnai kepribadian, akhlak, dan prilaku tubuh dan jiwa, pemikiran, dan emosi anak. Selain itu faktor lingkungan juga mampu mengembangkan bakat alamiah yang terdapat dalam diri anak, memperlambat, mempercepat pertumbuhan jasmani dan rohani anak.
Faktor lingkungan terdiri dari berbagai jenis lingkungan normaldan abnormal, terbuka dan tertutup, bermoral dan amoral, materialistis dan non materialistis, disiplin dan kacau balau. Masing-masing factor mempengaruhi fisik serta jiwa anak-anak. Yang paling terpenting diperhatikan adalah lingkungan manusia dan makanannya.
Lingkungan kepribadian dan prilaku turut mewarnai perkembangan anak. Semakin lama anak berada dalam suatu lingkungan semakin banyak anak mendapat pengaruh dari lingkungan yang ada. Mungkin baik, mungkin buruk. Pengaruh timbal balik antara individu dan masyarakat menyebabkan kepribadian serta prilakunya berubah total dan akan mendorong terjadinya perubahan tatanan kehidupan dalam skala sosial.
Pengaruh lingkungan yang tidak kondusif akan mengakibatkan anak cenderung melangkahkan kakinya kea rah yang tidak kita inginkan. Dampak negatifnya anak akan meniru prilaku kasar dan arogan. Untuk menghindari pengaruh tersebut, perlu adanya perhatian khusus, dan yang terpenting adalah menjaga kedisiplinan dalam rumah tangga dan mengawasi pergaulannya dan lingkungannya.
Sedang lingkungan yang kondusif merupakan sarana bagi perkembangan bakat dan potensi yang teropendamdalam diri anak, pemeliharaan kecerdasannya, peletakan dasar-dasar akhlaknya, dan penuntun dalam menentukan sikapnya yang bijak dan benar.
Kebahagiaan, kesenangan, pertumbuhan yang sehat dan perkembangan yang wajar harus dicapai anak-anak dalam rumahnya sendiri, dibawah tanggungjawab sosok ibu. Jadi ibu dituntut untuk menciptakan suasana rumah yang penuh penuh dengan nilai maknawiah dan ketaqwaan. Sehingga kondusif bagi bagi pertumbuhan jasmani, rohani dan sosial sang anak InsyaAllah dia akan tumbuh dengan baik dan sempurna.
Bagaimana dengan masalah persahabatan anak? Sebagai manusia mustahil mengabaikan atau meninggalkan hubungan persahabatan dan pergaulannyadengan orang lain. Karena itu juga merupakan kebutuhan utama manusia. Manfaat pergaulan dan persahabatan bagi anak adalah;
1. Membantu pertumbuhan anak-anak
Anak akan mempelajari tata cara kehidupan yang serba santun dan meniru perbuatan baik orang lain. Lewat pergaulan anak akan mampu menyingkap hakekat kehidupan dan berusaha keras menyesuaikan diri dengan berbagai aturan yang berlaku. Mereka berusaha saling tukar pikiran. Ini poin positif bagi pertumbuhan kepribadian mereka dan pengenalan terhadap sopan santun.
2. Masalah persahabatan Anak
Dalam maaaaasalah persahabatan anak yang harus diperhatikan bahwa saat ini prilaku anak cenderung meniru apa yang dilihat dan didengar. Hal ini bisa yang baik bisa yang buruk. Maka ibu dan pendidik harus berusaha memberi pengertian dan penjelasan tentang dampak persahabatan dengan anak yang berprilaku buruk.
3. Beberapa dampak dari pergaulan
Pengaruh buruk dari pergaulan sangat besar. Termasuk kerusakan moral adalah salah satu dampak pergaulan yang buruk. Sejumlah bukti menunjukkan bahwa pecandu norkoba dan pelaku tindak criminal lebih diakibatkan oleh peran serta pengaruh dari orang yang tidak pemperhatikan nilai-nilai moral.
Jadi sebaiknya anak bergaul dengan siapa? Kaidah dan tolokmukurnya seperti yang disabdakan Nabi Muhammad SAW ; seseorang berada pada agama teman karibnya, mak hendaknya engkau melihat dengan siapa dia berteman.” Pilihkanlah teman untuk anak anda, teman itu harus menjadikan anak anda menggapai kemuliaan, kebahagiaan, dan pertumbuhan yang sehat dan sempurna”.
Cara memilihkan teman yang baik untuk anak. Tanamkan alas an anda dan dasarnya anda memilihkan teman bagi anak anda. Jelaskan criteria teman yang baik, apa akibatnya bila mereka berteman dengan anak-anak yang tidak bermoral. Beri contoh apa yang terjadi pada anak yang terperdaya oleh teman-teman jahatnya.
Tugas ibu belum selesai sampai disitu. Ibu harus mengawasi proses pergaulan anak-anaknya. Bergaul dengan siapa saja anak tersebut, bagaimana karakter teman-teman mereka, apa yang dikerjakan, dimana perginya, apa yang dibicarakan, termasuk perhatikan juga perbedaan usia mereka.
Islam menharapkan anda mengontrol dan mengawasi pergaulan di rumah. Penyimpangan moral ada kalanya berasal dari rumah. Agar diterapkan aturan tidak dibenarkan masuk kamar orang lain dan menguncinya walau dengan alas an bermain-main. Jangan biarkan anak-anak tidur dalam satu ranjang . Awasi bentuk pergaulan antara laki-laki dengan perempuan atau antara laki-laki dengan laki-laki. Begitu juga antara perempuan dengan perempuan. Setan adalah musuh manusia dan ada di mana-mana. Jangan sampai ia menggiring anak anda ke jurang kenistaan.
Pengawasan dan perhatiaan juga perlu dalam hal;
1. Makanan bagi anak-anak.Anak harus dapat makanan yang baik dan dihasilkan dengan cara yang halal.
2. Kondisi jasmani anak. Anak rawan terserang penyakit. Perhatikan dalam hal berpakaian yang berkenaan dengan melindungi tubuh mereka dari penyakit atau apa yang bisa membuatnya sakit.
3. Akhlak sang anak. Usahakan agar anak tidak tergelincir ke jalan yang salah. Orang tua yang lengah dan melalaikan pendidikan akhlak anaknya pada dasarnya telah menzolimi dirinya sendiri, masyarakat dan anak-anak. Maka bentuklah akhlak serta prilaku yang baik, yang bisa diguanakn dalam kehidupan sehari-hari.
4. pola pikir anak. Seorang ibu harus lebih berhati-hati dalam mengawasi kegiatan menonton TV, membaca, dan aktivitas lain dari mediacetak dan elektronik yang dapat merusak pola pikir anak. Karena anak sangat sensitive dan mudah terpengaruh dengan apa yang dilihat.
5. Emosianal sang anak. Cara memelihara emosi anak agar stabil yaitu dalam mencurahkan perasaan cinta dan kasih sayang terhadap mereka jangan berlebihan. Usahakan agar anak tidak menyaksikan peristiwa yang menakutkan, tindak kekerasan yang dapat menyebabkan anak tidak punya rasa belas kasihan.
6. Menjaga kesehatan rohani sang anak. Dampak negative pada anak yang kurang perhatian dan rohaninya tidak sehat cenderung memiliki jiwa yang tidak stabil, tidak jujur, tidak bertanggungjawab, kurang semangat, suka melanggar aturan, dan menentang perintah, termasuk tidak mau menerima pertolongan disaat dia membutuhkan. Jadi seorang ibu dituntut untuk menyediakan sarana yang dapat menciptakan ketenangan jiwa anak.
7. Perhatian terhadap pelajaran. Dari segi pelajaran seorang ibu harus cermat memperhatikan keadaan si anak, sekolahnya, gurunya, pelajaran yang ditempuhnya, dan kesulitan yang dialaminya. Karena bila lalai dalam memperhatikannya akan berakibat fatal.
8. Dukungan dan perasaan aman. Anak dalam proses kedewasaan membutuhkan dukungan dan perasaan aman. Jelaskan pada mereka bahwa ibu mendukungnya dan jangan salahgunakan dukungan ini.
Tentunya perhatian ada batasnya. Yang penting jangan berlebihan . Beri tugas kepadanya, dan jangan meragukan kemampuanya. Bila terjadi kesalahan cukup diarahkan dan dibenahi dengan baik.
Tata cara memberi perhatian sebaiknya ada pengawasan dari dalam. Maksudnya anak harus bisa mengawasi dirinya sendiri. Selain itu usahakan agar perhatian itu tidak membebani atau merasa diawasi terus menerus. Dan jangan sampai pengawasan disertai ancaman dan intimidasi. Hal ini akan membahayakan kejiwaan anak. Maka seorang ibu sebaiknya harus mempertebal ketaqwaan kepada Allah SWT. Sebab faktor ketaqwaanlah yang mampu mencegah terjadinya berbagai penyimpangan.
Bab X. Masalah Pekerjaan Ibu
Yang harus diperhatikan adalah bagaimana caranya agar pekerjaan dan aktivitas wanita tidak berdampak buruk bagi anak-anaknya. Karena tugas mendidik dan mengasuh anak adalah tugas yang utama.
Islam tidak membenarkan wanita meninggalkan tugas utamanya. Wanita harus lebih dahulu menunaikan tugas utamanya, baru bila ada waktu luang boleh digunakan utuk melakukan pekerjaan lain. Berbeda dengan di Barat dimana peran istri bekerja di luar rumah dan menunjang kebutuhan hidup rumah tangga. Wanita di Barat tidak mampu merasakan nikmatnya menjadi seorang ibu. Karena anaknya lebih sering dititipkan di tempat penitipan anak.
Sebaiknya kita pelajari juga untung ruginya wanita bekerja. Seorang wanita yang bekerjaseharian penuh tidak akan mendapatkan keuntungan apa-apa baik bagi dirinya maupun bagi anaknya. Ia lelah dan tidak bergairah setelah seharian bekerja. Kelelahannya kadang dilampiaskan pada anaknya. Sehingga anak lebih suka pada pengasuhnya. Jadi jelas lebih banyaj ruginya daripada untungnya bila wanita bekerja di luar rumah.
Sebenarnya profesi kaum ibu adalah profesi yang sangat mulia. Bukan profesi yang remeh dan kecil.Urusan merawat dan mengasuh anak menjadikannya sebagai orang yang mulia. Bekerja memang perlu namun akan mengorbankan segalanya.Yang perlu diingat jangan sampai anak menderita dan kehilangan hak-haknya dikarenakan ibunya bekerja.
Dalam berbagai kasus seorang ibu dituntut untuk bekerja dikarenakan;
1. Memenuhi ekonomi dan kebutuhan rumah tangga. Bila ini terjadi jangan sampai pekerjaan itu menguras tenaga dan pikiran anda. Yang menyebabkan anda kehabisan tenaga untuk memperhatikan anak.
2. Menjaga kebebasan dan kemerdekaan. Apabila bekerja dimaksudkan untuk menjaga kebebasan dan kemerdekaan atau agar tidak menggantungkan diri pada orang lain. Maka bekerjalah dengan memperhatikan perkembangan diri anak. Mungkin saja dengan cara ini anak dapat hidup mandiri serta dapat membangun kehidupan selanjutnya.
3. Kesibukan dalam bekerja. Seorng ibu memang harus menyibukkan diri dengan pekerjaan agar dapat meringankan beban berat pikirannya . Sibukkanlah diri dengan hal yang bermanfaat. Seorang ibu bisa bertugas sebagai seorang guru yang menyampaikan pelajarandengan harapan selama dapat memperluas wawasannya.Dan juga mampu meringankan beban masyarakat. Pakailah semboyan “Mendahulukan yang terpenting dari yang penting”.Semuanya kembali untuk mengingat dan menyebut Allah SWT. Hendaknya kita beramal demi mengharap ridha Allah, bukan tuntutan hawa nafsu belaka.
Dampak yang disebabkan oleh seorang ibu yang bekerja sangat banyak. Selain itu ada juga bahaya yang menyertainya. Antara lain;
1. Dampak terhadap seorang wanita dengan pekerjaannya. Sebenarnya seorang ibu yang bekerja sedang melawan arus fitrahnya., letih, terluka bila bermasalah dengan temannya, jauh meninggalkan anak, dan berpisah dengan buah hatinya. Bila jauh dia tidak akan memperdulikan rumah dan anak-anaknya.
2. Dampak terhadap rumah tangga. Seorang ibu yang sibuk bekerja di luar, cenderung mudah tersinggung, tidak punya semangat, serta suka membiarkan rumah dalam keadaan berantakan.
3. dampaknya terhadap anak-anak. Dari sisi emosional sewaktu ibu tidak di rumah, dia diasuh oleh orang lain.Padahalsosok ibu tidak bisa tergantikan. Untuk mencari gantinya dia mencari sosok lain di luar rumah. Dan ini sumber dari malapetaka. Dari sisi moralis, dia sadar akan kesibukannya dan tidak sempat mengasuh anaknya. Seorang ibu berkompensasi dengan membelikan makanan, mainan, dan pakaian kesukaan si anak. Ini menyebabkan anak jadi manja. Sedang dari sisi prilaku dia jadi egois. Jika ibu tidak memenuhi kebutuhan kasih sayang anak, maka anak akan cenderung berprilaku kasar, mudah marah, dan suka menentang. Kurangnya perhatian menyebabkan dia melarikan diri pada teman-temannya.
4. Berbagai dampak lain. Kesibukan ibu di luar rumah mengakibatkan terganggunya pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak, terganggunya kesehatan dan keselamatan anak. Kegiatan dan kebersihan sang anak kurang diperhatikan, anak selalu dalam ancaman danbaaya karena tidak diawasi dengan baik. Anak juga mudah terpengaruh dengan perbuatan yang tidak terpuji.
Bagaimana upaya mengurangi dampak negative tersebut?
1. Kurangi berlama-lama di kantor atau di tempat pekerjaan.
2. Tidak perlu ambil overtime
3. Jangan biarkan anak sendirian di rumah
4. Usahakan ketika anak pulang sekolah anda sudah ada di rumah.
5. Jalin hubungan yang hangat dengan si anak.
Perlu diingat pernyataan para pembesar agama yang menyatakan “ Wahai kaum ibu , hari ini rawatlah tunas-tunasmu! Berilah air dan pupuk! Dan jagalah dari berbagai hama yang akan merusak pertumbuhannya! Niscaya pada suatu hari nanti kalian akan menuai panen yang bagus dan berkualitas.”
Bab XI Anak-anak yang hidup di luar rumah.
Tempat hidup hakiki seorang anak adalah rumahnya sendiri. Dia akan merasa aman, tenang, terhormat, selalu riang gembira, karena ada pengaruh positif dari anggotakeluarga yang ada di rumah.
Seandainya anda terkondisikan tidak bisa membimbing anak di rumah sendiri, melainkan menitipkannya ke Panti asuhan, atau ke tempat lain, maka anda harus dapat mempertimbangkan pengaruh-pengaruh di bawah ini;
1. Pengaruh terhadap jasmani. Pertumbuhan jasmani anak-anak rata-rata terganggu , kurang semangat, tampak pucat, karena hidup dalam tekanan dan terkungkung.
2. Pengaruh terhadap daya ingat. Kebanyakan anak yang hidup jauh dari orang tuanya atau di Panti asuhan, mereka mengalami hambatan berbicara, daya ingatnya melemah, dan cenderung berprilaku abnormal. Ini disebabkan kurang terlatihnya ketrampilan tubuh, dan tidak mendapatkan sarana kehidupan yang normal.
3. Pengaruh terhadap kejiwaan. Mereka tidak mempunyai kesempatan yang memadai untuk mengembangkan pikiran dan jiwanya. Karena kurang kasih saying, kurang mengerti arti pengorbanan, kesetiaan dan kelembutan. Anak tidak mampu menghayati secara sempurna curahan kasih saying mereka.
4. Aspek emosional. Dengan adanya kedisiplinan yang kaku , menyuruh dan melarang dengan itekad yang kurang baik dan tidak tepat, akan berpengaruh pada emosi sang anak. Sehingga akan menimbulkan berbagai kesulitan dan penderitaan.
Dalam keadaan terpaksa, sebaiknya anak dititipkan kepada sebuah keluarga yang baik-baik dan terhormat. Bila dimasukkan ke Panti asuhan, pilihlah panti asuhan yang yang memiliki sarana dan prasarana yang lengkap, bersih dan sehat. Dan pengasuhnya berprilaku baik dan agamis.
Bagaimana dengan anak yatim?.Anak yatim yang tinggal di luar rumah, walau mendapat kasih sayang tetap mereka merasa keberadaannya menjadi beban belaka. Ya memang merawat anak yatim terbilang sukit, dan memerlukan kesabaran, ketabahan, semangat dan kebesaran hati, serta harus hati-hati dalam menentukan sikap terhadapnya.
Kita semua tahu bahwa Islam akan memberi pahala yang besar dan kedudukan yang mulia bagi orang yang mau mengasuh anak yatim. Rumahnya adalah sebaik-baiknya rumah, sebab di dalamnya terdapat anak yatim yang disantuninya, dan seburuk-buruknya rumah adalah rumah yang di dalamnya terdapat perlakuan yang buruk terhadap anak yatim yang ada di rumah itu.
Nasib dan masa depan anak yatim tergantung dari jenis keluarga yang dihuninya, serta proses pertumbuhan dan perkembangannya. Pada umumnya anak yatim mengalami berbagai macam penyimpangan prilaku; sulit bergaul, mudah curiga dengan orang lain, mudah tersinggung, sulit konsentrasi, berjiwa lemah, bersikap pasif, dan cenderung menderita gangguan jasmani dan rohani. Berdasarkan hal itu dapat dikatakan bahwa rumah orangtua anggkat tak pernah dapat menjadi rumah orangtua kandung sang anak.
Dewasa ini tempat penitipan anak menjamur dimana-mana karena beberapa faktor. Meledaknya jumlah penduduk, tidak adanya keamanan di jalan-jalan. Perubahan system kehidupan ekonomirumah tangga, sehingga ibu harus bekerja di luar rumah. Dan yang utama adalah munculnya persingan ekonomi antar keluarga. Maka tempat penitipan anak jadi punya dua sisi, satu negative yang satu lagi positif;
1. Sisi positif. Anak bisa saling bermain, bercakap-cakap, diberlakukan kehidupan social yang bernuansa anak-anak, tersedianya ruang aktivitas dan kreativitas untuk anak. Anak berpeluang untuk mengembangkan imajinasi, punya kesempatan untuk mempelajari dan mengenal tata cara hidup bermasyarakat. Hal ini mndorong prilaku , emosi, dan kejiwaan anak jadi positif.
2. Sisi Negatif. Perasaan dan sifat seorang pengasuh tidak sama dengan perasaan seorang ibu kandungnya.Program yang dijalankan di tempat penitipan anak bersifat umum. Tidak ada perhatian khusus terhadap selera, dan cita rasa anak. Sehungga anak melintasi titian kehidupan yang bersifat semu. Karena ingin cepat bertemu dengan ibunya. Karena sering dipisahkan dengan ibunya anak jadi sensitive dan mudah menangis. Diapun punya dua kedisiplinan di rumah dan di tempat penitipan.
Faktor terpenting yang mendorong anak lari dari tempat penitipan adalah perasaan tidak aman. Dia merasa ibunya tidak mencintainya lagi. Anak dipaksa memikirkan nasib kehidupannya sendiri.
Untuk sekolah dan tata tertib anak Sekolah memiliki peran yang cukup menentukan untuk memenuhi kebutuhan hidup bermasyarakat dan mendapatkan pengetahuan. Jenis sekolah yang dipilih sebaiknya sekolah umum yang memiliki system pendidikan yang baik , serta memiliki situasi dan kondisiyang kondusif, sarana yang lengkap dan layak untuk mengantarkannya ke masa depan yang gemilang.
Program yang didapat di sekolah berupa pengetahuan, keahlian, ketrampilan,yang sesuai dengan tingkat usia dan jurusan pendidikan masing-masing. Yang harus didapat anak adalah paket program yang meliputi; Pendidikan pelajaran Keislaman, pendidikan akhlak, pendidikan kemasyarakatan. Jadi pihak sekolah mengerahkan seluruh upaya untuk mendidik, menumbuhkan dan menempa jasmani dan rohani serta akhlak mereka.
Karena program sekolah waktunya sangat terbatas, maka para pendidik harus menggunakan metode yang efektif dan memperhatikan kondisi kejiwaan dan emosional sang anak. Para pendidik seyogyanya mampu menciptakan perasaan aman dan tentram. Prilaku guru dan pendidik sebaiknya mampu berperan sebagai ayah bagi anak laki-laki dan bisa jadi sosok yang sanggup mengasuh agar anak mandiri dan trampil hidup di masyarakat, kepekaannya seimbang, bisa mengembangkan keahliannya, ketrmpilan dirinya, dan tumbuh menjadi orang yang bermanfaat.
Tugas lembaga sekolah termasuk mengontrol dan mengawasi teman bergaul sang anak, karena pengaruhnya sangat besar terhadap keberhasilan dan kesengsaraan anak di masa depan. Anak remaja juga rawan dalam ancaman pengaruh teman sepergaulan. Maka pihak sekolah harus tetap mengawasinya. Dalam hal ini kerjasama keluarga dengan sekolah sangat penting dmi keberhasilan anak. Sebagai orangtua harus menjalin kerjasama dengan sekolah, rajin bertukar pikiran dengan para penanggungjawab sekolah. Hal ini akan menutupi kekurangan anak dan mencegah kemunduran anak dalam hal belajar.
Hubungan guru dengan murid. Bila hubungan guru dengan murid baik dan harmonis, maka rasa aman dalam hati si murid dan ketenangan akan tercipta. Ini akan memperlancar proses pendidikan dan pembinaan. Bila si murid tahu bahwa gurunya memperhatikannya, niscaya dia akan rajin ke sekolah dengan penuh sukacita.
Guru juga berperan sebagai pengawas pelajaran dan pendidikan. Tugas guru di sekolah adalah mengevaluasi kegiatan murid secara rutin, memberitahukan hasilnya pada orangtua. Betapa banyak problem yang dihadapi anak-anak dalam proses belajarnya. Disinilah tugas guru untuk mencarikan jalan keluarnya.
Bab XII. Pernikahan dan Pembentukan Rumah Tangga
Bab ini membahas pentingnya pernikahan dalam Islam. Dampak pernikahan, jika anak harus hidup tanpa ibunya, Dampak apabila ibu dan bapaknya berpisah.
Seorang janda yang paham bahwa menahan diri dengan tidak menikah lagi adalah sikap dan perbuatan yang tidak terpuji. Maka melangkahlah ke jalur yang sudah di gariskan Islam. Pernikahan itu sunnah dalam pandangan Islam. Hidup tanpa pasangan merupakan suatu yang tercela karena akan menimbulkan berbagai ketidak seimbangan (Al-Nur:32) rasa tenang dan tentram akan muncul berkat pernikahan merupakan tanda-tanda kebesaran Ilahi.
Alasan seorang janda enggan menikah biasanya takut dianggap tidak setia, trauma terhadap pernikahan sebelumnya, hilangnya semangat hidup, ingin lebih focus mengurus anak. Padahal alas an itu terlalu mengada-ada. Maka bersegeralah menikah dan berusaha melangkahkan kaki di jalan yang diridhai Allah SWT, serta mengikuti sunnah Rasul. Jagalah amanah dalam memelihara anak dengan baik.
Sikap anak yang harus diperhatikan bila ibunya menikah lagi;
1. Menerima. Sikap anak yang baik biasanya menerima, bahkan tak jarang anaklah yang menginginkan ibunya menikah lagi sedang yang remaja juga menerima, karena mereka mempunyai kemampuan berpikir untuk mendukung pernikahan tersebut.
2. Melawan ibu. Ada sebagian anak yang menolak dan menentang pernikahan ibunya dikarenakn mereka punya pemikiran yang salah dan takut kehilangan sosok ibu . Sebaiknya sang ibu harus sabar dan berlapang dada dalam menhadapi hal tersebut.
3. Terikat. Karena kehidupan anak dengan sang ibu sangat dekat, dampak negatifnya anak tidak mandiri. Anak punya rasa was-was. Atau sebaliknya karena sang ibu kurang perhatian pada sang anak.
4. Mengucilkan diri. Kondisi ini tercipta tatkala dia punya perasaantak mampu menentang atau melawan sang ibu.Hal ini disebabkan perubahan sikap sang ibu setelah menikah lagi.
5. Melawan ayah tiri. Anak bisa melawan ayah tiri dengan cara membuat kegaduhan dan menangis tak jelas. Bila ayah tirinya cukup matang dan bijak hal yang serius ini tidak akan terjadi.
Sikap yang bisa diambil, perbesarlah perasaan cinta dan kasih sayang ibu terhadap anaknya. Pikirkanlah jalan yang terbaik dan yang terpenting adalah adanya kesepakatan dengan suami dalam merawat dan membina anak, dengan niat karena Allah SWT bukan karena kasian atau iba.
Bagaimana sebaiknya sikap dan tugas ayah tiri? Tugas sebagai ayah tiri yang utama adalah yang berhubungan dengan Keislaman, akhlak, dan kemanusiaan. Selanjutnya yang berhubungan dengan orang kebanyakan dan kondisi barunya. Seorang ayah tiri harus dekat, akrab, dan bisa menarik simpatinya dan menciptakan ketenangan dan kebahagiaannya.
Bila sikap anak buruk terhadap kita, maka kita harus bisa menenangkan pikirannya dan berusaha membenahi kepribadian nya, menumbuhkan semangat hidupnya dan menjaga kesehatan jasmani, rohani dan emosinya agar dia bisa menjadi anak yang baik. Semua itu bisa terwujud dengan binaan dan kasih sayang.
Untuk menjaga agar anak tidak punya sifat dengki, jelaskan bahwa dia akan mendapat seorang adik yang harus disayang. Ingat seorang ibu harus bersikap adil, ia tidak boleh pilih kasih. Diskriminasi menyebabkan anak merasa tidak nyaman, cenderung iri dan dengki, melukai perasaannya, bahkan akal sehatnya dan keyakinannya jadi berkurang.
Tindak ketidakadilan seorang ibu akan menyebabkan anak memendam perasaan dan takut melakukan perlawanan dalam bentuk apapun. Sedang pada anak remaja ia cenderung berwatak keras, sulit dinasehati, gemar membentak, dan suka menentang, melanggar aturan. Karena kebutuhan emosionalnya di masa kecilnya tidak terpenuhi.
Anak yang harus berpisah dengan ibunya akan depresi. Perpisahan dalam bentuk apapun akan menimbulkan dampak yang tidak menyenangkan pada siri sang anak. Bila anak tersebut masih kecil dia akan merasa amat ketakutan dan merasa asing di lingkungan yang baru. Demi mengurangi dampak negative dari perpisahan tersebut, sebaiknya hubungan harus dijalin dengan erat dan dekat. Buktikan bahwa anda saying pada anak. Dan jelaskan bahwa keadaanlah yang menyebabkan perpisahan ini.
Bab XIII. Penanggungjawab anak-anak para syuhada.
Bab ini menjelaskan siapa yang bertanggungjawab terhadap anak-anak para syuhada.Islam sangat menghormati anak-anak para syuhada. Dalam Al Quran dan literature Islam terdapat banyak aturan tuntunan berkenaan dengan hak-hak para yatim perkembangan dan pemeliharaannya mereka . Islam tidak menginginkan keberadaan panti asuhan anak yatim. Islam menginginkan anak yatim dipelihara dan diasuh dalam lingkungan keluarga atau rumah tangga.
Perhatikan beberapa kutipan ayat Al Quran . Al Baqorah ayat: 83, 177, 220. Al Nisa ayat: 2, 6, 8, dan 127. Al Maun ayat; 1-2. dan Al Isra ayat: 127. Bila melalaikan anak yatim akan muncul penyimpangan moral dan seksual karena mereka tidak memperoleh pendidikan dan perawatan yang baik. Ingatlah sangsi dan balasan dari Allah SWT atas kelalaian itu (Al Fajr;17). Masyarakat yang tidak memperhatikan kehormatan dan kemuliaan agama dan masyarakat, tidak akan memperoleh rahmat Allah SWT di dunia dan di akhirat, mereka akan menghadapi bencana dan malpetaka.
Keluarga dan sanak kerabat anak yatim diharapkan mau memperhatikan anak yatim yang ditinggal oleh orangtuanya, ikut meringankan beban yang dipikul oleh istri para syahid dan berupaya membantu mereka dalam menghadapi berbagai kesulitan hidup.
Setelah kematian ayahya seorang anak memerlukan sosok pengganti ayahnya.Dari sanak keluarga yang disenangi ada kakek, paman, dan yang lainnya. Mereka butuh orang yang dapat mengarahkannya pada jalan yang benar, dan mencegahnya dari berbagai pelanggaran norma-norma kehidupan. Jadikanlah sanak keluarga laki-lakinya sebagai pengganti ayahnya yang mampu mengisi kekosongan sosok ayah dan mampu memberikan kehangatan dalam diri sang anak.
Dalam mendidik anak-anak syuhada sangat diperlukan dukungan dan pembinaan anak agar mereka tumbuh secara alami dan normal sehingga mereka mampu berkembang secara sempurna serta memiliki cita-cita yang tinggi dan mulia.
Hak-hak yang perlu diperhatikan dalam pendidikan dan pembinaan anak yaitu;
1. Anak butuh kasih sayang bukan belas kasihan.Anak butuh cinta bukan rasa iba. Maka jangan menangisi mereka karena hal ini akan menghancurkan jiwa dan kepribadiaanya.
2. Jangan berlebihan dalam mencurahkan kasih sayang . Hal ini membuat mereka tidak mandiri dalam membangun kepribadiannya.
3. Dukungan sangat diperlukan oleh mereka. Tapi jangan berlebihan.
4. Prinsip kedisiplinan harus ditegakkan. Perintah dan larangan harus jelas. Perlahan tapi pasti harus diterapkan, sehingga mereka sadar bahwa hal ini untuk menentukan nasib kehidupan mereka di masa mendatang.
5. Jangan terus menerus mendoktrin untuk memerintah dan melarang mereka. Hal ini menyebabkan anak semakin tidak bertanggungjawab dan tidak mengetahui tugas yang sesungguhnya.
6. Jangan menggunakan kekerasan. Bila si anak membuat kesalahan atau pelanggaran jangan dipukul. Tapi berilah dia sangsi dan pengertian. Perlakukan mereka seperti anak kita sendiri. Dan ajari mereka sopan santun.
7. Jangan menghina, melecehkan, dan menyudutkannya.Ini tidak adil dan akan menyakitkan hatinya. Mereka akan tumbuh jadi pendendam dan suatu saat akan melawan.
Masyarakat ikut bertugas dan bertanggungjawab dalam mengawasi dan merawat amanah dari Allah SWT dengan cara menyediakan berbagai sarana yang dapat memperlancar laju pertumbuhan dan perkembangannya. Inngat yang ditegaskan Rasul Muhammmad SAW ;” Kalian semua adalah pemimpin, dan kalian dimintai pertanggungjawaban atas yang kalian pimpin”. Selaku anggota masyarakat hendaklah mencegah dan menahan diri dari perbuatan yang dapat merugikan dan membahayakan nasib anak yatim. Maka janganlah:
1. Hanya merasa kasihan dan iba. Ini akan memudarkan semangat si anak
2. Memberi kasih sayang yang berlebihan
3. Mencurahkan kasih saying dalam bentuk mainan yang berlebihan.
4. Menghina dan melecehkannya
5. Bersikap keras dan menekan mereka
6. Membuatnya menangis atau bersedih
7. Membentak dan merendahkannya tanpa alasan
8. Mengusir dan mengganggapnya merepotkan
Selain masyarakat, pemerintahpun ikut bertanggungjawab untuk menyediakan sarana yang di[perlukan bagi anak-anak. Sehingga mereka mampu tumbuh dan berkembang serta terhindar dari kerusakan moral dan berbagai bentuk penyimpangan. Yang menjadi tugas pemerintah yaitu;
1. Kebutuhan makannya
2. Kebutuhan pakaiannya dan perlengkapannya
3. Tempat yang layak
4. Sarana kesehatan jasmani dan rohaninya
5. Sarana pendidikan yang baik
6. Mencukupi kebutuhan emosional
Dukungan, bantuan, uluran tangan pemerintah dan masyarakat kepada anak-anak akan mengembangkan potensi dan bakat mereka. Selain ini bisa menjadi asset pemerintah dalam membangun Negara yang bermoral dan maju. Allah SWT akn sidha dan memberi ketenangan batin kepada mereka karena telah menjalankan tugas Allah SWT dan merawat merek a dengan baik.
Rabu, 16 Juni 2010
Senin, 31 Agustus 2009
Kamis, 27 Agustus 2009
Jumat, 03 Juli 2009
Selasa, 30 Juni 2009
BORN TO BE HAPPY By Promod Batra, MBA
Alih Bahasa: Bambang Soemantri
Penerbit PT Bhuana Ilmu Populer, 2004
Jl. Kebahagiaan No.11A, Jakarta 11140
Xii,169hlm;20cm
Diringkas oleh: Astutiana
Anjuran: Buku ini wajib dibaca oleh pasangan yang ingin hidup bahagia dan tetap bisa mengatur hubungan di dalam keluarga dengan baik.
Buku ini menawarkan prinsip-prinsip yang berharga untuk membuat Anda sekeluarga hidup bahagia.
Buku ini terdiri dari lima bagian. A.Diciptakan untuk Bersama. Ada delapan poin, B. Anda dan Anak-anak Anda.,ada dua poin. C.Wujudkan bisnis Keluarga, ada lima poin. D. Hubungan Anda dengan Sanak Keluarga, ada enam poin. Dan yang E. Besarkan Cucu anda dengan Kasih Sayang, ada enam poin. Akan saya ringkas dalam tiap poin yang seluruhnya berjumlah dua puluh delapan poin.
A. Diciptakan untuk Hidup Bersama…..Apakah Mungkin?.
1. Tak ada Pasangan yang Sempurna.
Sangat tidak mungkin seorang pria akan mendapatkan seorang istri yang sempurna atau sebaliknya. Oleh karena itu langkah pertama menuju sebuah hubungan yang baik dengan pasangan anda adalah percaya dengan pasangan Anda.
Pendapat Anda tentang pasangan Anda mempengaruhi sepak terjang pasangan Anda. Jika Anda menganggapnya kerdil, lam-kelamaan dia akan mengecil atau kerdil. Jadi pilihan tetap di tangan Anda
Anda harus menyadari bahwa agar bahagia ,Anda harus memiliki pasangan yang bahagia. Untuk itu terimalah dia apa adanya. Jika ingin mengubah yang tidak Anda sukai, lakukan dengan lemah-lembut seiring dengan berjalannya waktu.
Sikap-sikap yang penuh perhatian dapat membuat pasangan Anda merasa dicintai dan diperhatikan
.
2. Membahagiakan Pasangan adalah Seni
. Gagasan untuk membuat pasangan Anda bahagia adalah gagasan yang sangat menantang, maka lebih baik Anda belajar untuk membuatnya bahagia karena dengan cara itulah Anda juga akan bahagia. Jadikan akal sehat sahabat Anda
. Anda bisa menerapkan konsep “Lakukan pekerjaan yang penting sekarang sebelum pekerjaan itu bersifat mendesak. Agar membuat Anda dan pasangan Anda bahagia adalah “Jangan mengharapkan Terima Kasih dari Pasangan Anda”. Lakukan hal itu sebagai kepuasan batin untuk memberi atau berbuat baik. Tetapi mulailah Anda berterima kasih untuk apa yang telah diberikan oleh pasangan Anda
.Akuilah kesalahan Anda dengan cara yang baik. Kesalahan adalah guru yang paling baik, jadi belajarlah dari setiap kejadian yang mengakibatkan tidak bahagianya pasangan Anda
Selalu pertahankan keceriaan. Perhatikan apa saja yang kita miliki, yang membuat kita layak berterima kasih dan bersyukur kepada Tuhan atas segala rahmat dan kemurahan hat-Nya. Pikirkan, berterimakasihlah, dan tersenyumlah. “ Tersenyum adalah sebuah cara yang tidak mahal untuk membuat pasangan Anda bahagia.
3. Bersyukurlah Tuhan Memberi Anda Pasangan yang Romantis
.
Belajarlah untuk mencintai pasangan Anda dalam setiap menitnya.
Katakan saja terimakasih dengan hangat, dan panjatkan doa kapada Tuhan, di dalam hati Anda yang telah memberi anda pasangan yang begitu baik
Ingatlah Romantisme di rumah dapat berlanjut selama pasangan Anda melakukan tindakan-tindakan cinta yang dinyatakan dengan gembira
Pujilah dia dan hargai apa saja yang telah dilakukan pada diri Anda walau tidak sesuai dengan keinginan Anda.
Anda harus siap apabila sikap manis Anda tidak dihargai dan tidak dibalas seperti yang Anda inginkan
4. Jangan Abaikan Hubungan Anda.
Lakukan Koreksi Diri Sendiri Setiap Saat.
Jangan abaikan hunungan Anda dengan pasangan Anda. Ingatlah kembali saat-saat indah kalian. Jangan pernah membiarkan pasangan Anda merasa bahwa Anda tidak punya waktu lagi untuknya.
Jangan Cerewat. Jangan berteriak-teriak. Jangan mengusik Jangan berbicara masalah rumah tangga disaat pasangan Anda sedang tergesa-gesa atau sibuk.
Biarkan pasangan Anda merasa santai dengarkan dengan sabar tentang apa yang sedang dirisaukan dalam hidupnya. Inilah cara sederhana untuk menyenangkan pasangan Anda.
Lakukan koreksi diri Anda setiap saat dan ungkapkan betapa Anda memiliki banyak kekurangan dan ingin memperbaiki hubungan itu.
Belajarlah untuk menikmati kesenangan-kesenangan sederhana di dalam hidup. Jelaskan dan diskusikan kesalahpahaman yang ada. Hal ini akan membuat Anda dan pasangan Anda lebih bahagia, lebih puas dan lebih percaya diri.
5. Keserakahan Tidak Pernah Terpuaskan
Bila keserakahan menguasai, apapun tak mempan untuk menghalangi. Kita mencari cara untuk menghalalkan pelanggaran. Terserah Anda untuk memenuhi kebutuhan atau keserakahan. Karena meski kebutuhan terpenuhi, keserakahan tidak pernah terpuasan.
Jika Anda ingin membuat perkawinan Anda bahagia, hendaknya Anda selalu berkata dengan jujur, dan selalu membantu pasangan Anda untuk tetap jujur walau itu harus hidup penuh kekurangan.
Doronglah pasangan Anda agar berbagi kesusahan dan kekhawatiran dengan Anda.
6. Atasi Persoalan Pasangan Anda…Bersama
. Persoalan pasti akan muncul tapi jangan menyalahkan orang lain, termasuk mertua Anda karena telah mendidik pasangan Anda dengan cara yang salah. Sebenarnya tidak ada pihak luar. Anda dan pasangan Andalah yang menciptakn persoalan itu, dan hanya Anda berdualah yang dapat memecahkan masalah tersebut.
Tak ada persoalan yang bisa diselesaikan secara kilat. Dengan cara yang sabar dan benar Anda dapat menggali persoalan hingga ke akarnya baik dalam masalah keluarga, bisnis, pekerjaan, atau aktivitas lainnya busa diselesaikan sedikit demi sedikit.
Apabila Anda punya persoalan, carilah jalan keluarnya, bicaralah kepada orang-orang yang dapat dipercaya dan dapat membanru, bacalah buku dan majalah, menulislah, kesuksesan akan menghampiri Anda, bola Anda memfokuskan pikiran
7. Berjalanlah di jalan yang Sama
Setiap orang perlu untuk dicintai dengan caranya sendiri. Untuk itu kunci untuk memberikan pernyataan adalah mengerti dan berbicara dalam bahasa cinta orang itu sendiri. (COVEY)
Rahasia cinta adalah melakukan tindakan-tindakan kecil setiap hari untuk membahagiakan orang yang Anda cintai-Sebuah tindakan melayani ,mungkin; sebuah hadiah kecil; kata-kata penghargaan, sesungging senyum mesra. (J. DONALD WALTERS)
Jika Anda seorang istri, jadilah orang yang selalu siap! Jadlah malaikat pelindung bagi suami Anda dan bersenang-senanglah bersama daripada menciptakan keadaan yang menyebalkan.
Rawatlah kesehatan diri Anda, juga suami dan anak-anak Anda. Sakit dapat mengakibatkan kekhawatiran pada oranr-orang yang dekat dengan Anda. Dan orang-orang yang Anda kasiki, yang mempengaruhi kebahagiaan mereka.
1. Berpikir Kreatif
Bila pasangan Anda suka sekali makan, jangan membandingkan dia dengan siapapun. Biarkab dia makan sepuasnya. Mungkin saja itu tidak baik, tetapi “kekhawatiran” Anda dapat sepuluh kali lebih merugikan harga diri pasangan Anda. Luangkan waktu untuk memikirkan cara-cara yang kreatif guna meninggalkan kebiasaan buruk makannya.
Bila Pasangan Anda merokok seperti cerobong Asap, Anda harus berbuat apa? Cobalah berpikir kreatif . Anggap saja merokok itu keburukan kecil, tidak seperti yang kita khawatirkan .jadi jangan terlalu mengekang! Bantulah pasangan Anda untuk memikirkan berbagai cara sederhana guna mengatasi kebiasaan merokoknya secara bertahap.
Bila pasangan Anda suka minum-minuman keras. Anda dapat berperan sebagai pendukung dengan membuat pasangan Anda sadar mengapa ia harus dapat mengatasi kebiasaan buruknya. Bantulah ia agar perlahan-lahan menjauhkan diri dengan minuman keras.
Seorang pria akan menemukan jalan keluar sebuah persoalan menuju kebaikan apabila ia merasa dianggap sebagai jalan keluar persoalan tersebut, bukan sebagai persoalan itu sendiri. (PEASE)
2. Jadilah Pemandu Sorak bagi Pasangan Anda.
Anda tidak perlu jadi menjadi seekor kupu-kupu sosial , tetapi jadilah seorang pendudung. Jadilah orang yang suka membantu. Kerjakan pekerjaan rumah Anda Galilah sumur sebelum Anda haus.
Berikan motivasi kepada pasangan Anda agar ia mengasah berbagai ketrampilan di luar jaringan bisnisnya. Doronglah pasangan Anda untuk dapat mencapai target yang lebih dari yang sudah ditentukan. Ingat dorong saja. Tidak perlu banyak bicara.
Ajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pasangan Anda yang membuatnya berpikir. Kembangkanlah ketrampilan Anda untuk menjadi pendengar yang baik. Jadilah seorang penerus gagasan dari pasangan Anda. Dan jadilah penasehat bagi pasangan Anda
B. Anda dan Anak-anak Anda
Kita harus menanamkan nilai-nilai yang benar pada anak-anak kita, tidak hanya dengan memberitahu mereka tentang cara untuk menjadi manusia yang baik, tetapi dengan menunjukkan kepada mereka untuk menjadi baik dengan memberi teladan yang baik.
Anak –anak memang tidak pernah mendengarkan orangtua mereka dengan baik, tetapi mereka tidak pernah gagal dalm meniru orangtua mereka.
10. Jalinlah Sebuah IKatan Kasih Sayang
Sebagai oerngtua saat yang paling bahagia adalah ketika anak Anda tumbuh menjadi manusia yang baik. Lebih dari itu berarti kita membebani anak dengan harapan-harapan yang tidak relitas.
Dalam mengatur dan mendidik anak kita perlu pengendalian diri, kebijaksanaan, kedisiplinan, dan kesabaran. Jadi untuk mampu mengatur anak orangtua harus pertama-tama mampu mengatur dirinya sendiri.
Anak seperti sebuah kapal , begitu mereka menjelajah ke dunialuar, mereka harus menjaga diri. Kita tidak mungkin selalu berada di dekat mereka. Jadi selagimereka bersama kita, mari kita berimereka pendidikan yang terbaik.
Kita harus yakin bahwa mereka mendapat senyuman yang terbaik yang ada dalam hidup ini dan kita harus siap memeluk mereka ketika mereka terjatuh.Mereka harus yakin ketika mereka terjatuh kita berada di dekatnya dan siap membantu mereka.
11. Ambilah Tiga Belas Langkah Bersama Anak Anda
Membesarkan anak adalah salah satu tugas orangtua yang paling penting dan paling sukar. Tugas itu diterima orangtua walaupun mereka hanya punya sedikit pengalaman dan sama sekali tidak pernah dilatih secara formal.
Terapkan delapan langkah ini untuk mengajar anak Anda agar menjadi baik dalam segala hal
1. Pelajari Seni membaca Cerita. Cerita pendek seperti dongeng adalah pencetuspikiran yang terbaik di dunia dan dapat berperan sebagai tanda peringatan bagi anak Anda bila mana mereka berada dalam bahaya ke luar jalur
2. Jadilah Sahabat Mereka. Yakinlah bahwa Anda akan berada di sisi mereka untuk membantu mereka. Jangan menertawakan kebimbangan dan kekonyolannya. Jadilah Anda pemberi gagasan dan opini yang baik.
3. Tempatkan diri Anda dalam diri Mereka. Jadilah orangtua yang baik yang dapat menempatkan diri dalam hidup mereka, dan mengenal bahwa anak Anda mempunyai perasaan dan keperluanyang berbeda dengan Anda. Jangan pernah mengharapkan terimakasih dari anak, dan apabila Anda mendapatkan ungkapan terimakasih dari anak Anda bolehlah Anda menerimanya dengan senang hati.
4. Luangkan Waktu untuk Mereka. Kurangi bicara Anda; dengarkan lebih banyak. Biarkan mereka mencurahkan hati mereka kepada Anda. Cobalah untuk selalu berada bersama anak Anda bila mereka memerlukan Anda. Biarkan mereka punya perasaan bahwa orangtua mereka tidak saja mencintai mereka, tetapi juga memperhatikan mereka. Sediakan waktu luang dari waktu sibuk Anda, dan habiskan bersama anak. Mereka lebih memerlukan perhatian Anda daripada perhatian orang lain.
5. Jangan Kritik Mereka. Cobalah berbincang dengan mereka dengan kepala dingin. Jika Anda ingin marah jangan berteriak.Berikan kesempatan kepada merekauntuk membereskan masalahnya sendiri. Jangan harapkan hal yang mustahil dari anak dalam bentuk harapan-harapan yang tidak relistis. Anak-anak lebih mengharapkan teladan daripada kritik. Beri pujian secara terbuka, tegurlah mereka secara rahasia.
6. Berikan Contoh yang Baik. Anak-anak adalah peniru, dan antena mental mereka selalu bergelombang sama dengan isyarat-isyarat Anda. Mereka mengamati Anda dari dekat. Tanamkan nilai-nilai kejujuran , keretiaan, kesungguhan, tabiat baik dan kesopanan dalam diri mereka. Ajari anak tentang pengekangan diri dengan cara menerapkan \nya sendiri. Jangan menerangkan melalui bentakan, tetapi beri contoh yang baik. Cobalah sedapat mungkin untuk berkata jujur kepada mereka, pada awalnya mungkin mereka akan mengolok-olok Anda, tetapi pada akhirnya mereka akan bangga terhadap Anda.
7. Hormati Pasangan Anda. Jangan memarahi pasangan Anda, atau melecehkannya di depan anak Anda. Menghormati pasangan sifatnya penting jika Anda ingin membesarkan anak dengan baik. Karena hal yang terbesar yang dapat Anda kerjakan untuk anak-anak Anda adalah dengan menghormati pasangan Anda. (COVEY)
8. Miliki Teman-teman yang Baik. Miliki teman yang baik demi anak. Anak Anda akan mengamati teman-teman Anda dari dekat, secara sadar dan tidak sadar. Biarkan mereka memberi penilaian tersendiri terhadap teman-teman Anda. Dengan mengamatisecara cermat dia akan belajar rendah hati, suka bekerja keras, dan penuh humor.
Ada lima langkah lagi yang harus diterapkan pada anak;
1. Ajari Mereka untuk bertanggungjawab. Orangtua harus mengambil keputusan kapan waktunya dan bagaimana memberi lebih banyak kebebasan atau materi kepada anak. Tidak ada jalan yang mudah, semua harus dilihat secara keseluruhan. Ajari anak agar menjadi orang yang bertanggungjawab, tidak malu mengerjakan tugas yang diberikan selam halitu baik. Bila anak sudah cukup besar kita wajib minta tolong pada mereka untuk mengerjakan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat ketrmpilan, dan kemampuannya.
2. Ajari Mereka untuk Belajar Kalah dan Menikmati Kemenangan. Latihlah mereka seperti seorang pelatih yang melatih seorang atlet. Ajari mereka untuk kalah dengan hormat dan menang secara sportif. Tabiat ini akan teus tertanam di dalam diri mereka sebagai persiapan untuk menghadapi tantangan sepanjang hidup mereka.
3. Berikan Pendidikan yang Terbaik terhadap mereka. Pendidikan adalah sebuah hiasan dalam keberhasilan. Berikan anak-anak Anda pendidikan yang terbaik dengan cinta dan materi yang Anda miliki. Tak seorangpun dapat merampasnyadari anak-anak Anda.
4. Biarkan Mereka TumbuhBantulah mereka dalam mewujudkan impian dengan mendorong mereka untuk berusaha mencapai tujuan. Lakukan dengan sabar seperti yang diungkapkan dalam ungkapan Cina. “Seiring dengan berjalannya waktu daun murbei akan menjadi sutra”Jika anakmtumbuh dengan baik , menjadi manusia yang mudah menyesuaikan diri, berarti Anda telah berhasil sebagai orangtua. Yang dibutuhkan anak adalah kesempatan untuk menebarkan cakrawala, dan hanya Anda yang dapat memberikan hal itu kepada mereka.
5. Doronglah mereka untuk Membaca. Sebuah rumah tanpa buku adalah seperti sebuah kamar tanpa jendela. Tak ada seorangpun yang berhak membesarkan anak-anaknya tanpa mengitari mereka dengan buku, jika ia memiliki sarana untuk membelinya. Anak belajar membaca karena dihadapkan pada keadaan akan adanya buku. Kecintaan pada pengetahuan dating dari membaca dan akn tumbuh bersama buku-buku tersebut, Dan kecintaan akan buku dalam alam muda, merupakan jaminan melawan rasa rendah diri atas godaan dan kejahatan
.
C. Wujudkan Impian Bisnis Keluarga Anda
Bisnis keluarga bukan sebuah hadiah. Namun sebuah tantangan. Sebuahkesempatan. Sebuah tanggungjawab dan dedikasi. Sebuah keyakunan bahwa sesuatu yang berharga dapat dibuat.
12. Rawatlah Orang-orang yang Anda Kasihi
Pendidikan tidak akan terjadi apabila Anda mempelajari sesuatu yang tidak Andaketahui sebelumnya. Pendidikan adalah kemampuan Anda utuk menggunakan apa yang sudah pelajari guna menjadikan hari ini lebih baik disbanding hari kemarin (IYANLA VANZANT)
Ajari mereka seluk-beluk bisnis keluarga dengan daya cipta Anda sendiri, tanpa melupakan bahwa mungkin anak Anda dapat belajar lebih banyak dengan mengunjungi pameran daripada belajar. Didiklah anak Anda dengan kreatif. Ajari mereka akuntansi bisnis, beri pengertian tentang bisnis, diskusikan dan difinisikan secara obyektif dan akurat.
Usahakan agar mereka belajar dengan sungguh-sungguh. Dan buatlah bagan rencana. Karena perencanaan sangat penting dalam bisnis keluarga. Aturlah pertemuan-pertemuan keluarga. Kita hendaknya menetapkan sebuah tujuan sehingga kita saling bertemu dengan senyum, dan saling luangkan waktu untuk semua orang di dalam keluarga. Pastikan bahwa pertemuan keluarga itu dapat mengembangkan ketrampilan mendengarkan dan mengajarkan kedisiplinan kepada calon pengganti.
13. Pimpinlah Sanak Keluarga dan Kerabat Layaknya Seorang Penasehat Bijak
Cara memimpin bisnis keluarga yang baik adalah dengan cara memberlakukan sanak keluarga layaknya seorang penasehat bijak, daripada memaksa mereka untuk menyesuaikan diri terhadap cara Anda dalam menangani bisnis keluarga.
Pedoman untuk memimpin bisnis Anda menuju sukses;
1. Jaga agar badan tetap bugar dengan olahraga teratur agar kuat secara mental dan spiritual
2. Jangan sampai kebiassan buruk Anda menghancurkan Anda
3. Berdoalah dalam setiap persoalan yang sulit
4. Pelajari dan ikuti prinsip manajemen yang professional
5. Didiklah manajer Anda dalam segala bidang karena itu tanggungjawab Anda
6. Uraikan dengan jelas, keputusan yang Anda ambil
7. Buatlah penilaian yang adil jangan mengkritik mereka.
8. Cobalah untuk mengembangkan kualitas SDM para karyawan
9. Jika ada ketidakefisienan dalam suatu bidang, cepat atasi. Jangan berlarut-larut
10. Atur waktu Anda untuk berkomunikasi, bekerja seefisien mungkin, jdikan setiap menit waktu yang berharga.
11. Delegasikan tugas pada karyawan yang bisa diandalkan
12. Pergunakan energi Anda untuk perancanaan, pemikiran, dan pelaksanaan pekerjaan.
13. Gagasan dan persaingan. Doronglah orang-orang Anda untuk mencari terobosan yang terbaik.
14. Jangan mengerjakan tugas karyawan. Bimbing dan nasehati mereka.
15. Berpikirlah secara obyektif dan selalu dalam keadaan ceria.
14. Siagakan Selalu Antena Mental Anda
Pikiran , apabila dipelihara dengan baik dan dikendalikan dengan baik, akan menjadi sebuah relitas dalam dunia Anda. Pikiran adaah sesuatu yang sangat kuat.(DR. Wayne Dyer)
Istri adalah asset yang terbaik. Salah satu aset yang paling disalahartikan dantak dihargai dalam bisnis keluarga adalah istri si pemilik sekaligus manajer.Pengusaha memerlukan keberanian dan bakat dan bakat untuk bertahan dan berkembang, tetapi ia juga perlu seorang istri yang bersimpati dan penuh pengertian. Si pamilik hendaknya berbagi impian dan juga semua rasa sakitnya dengan istrinya.
Leon Danco berkata” Sebuah bisnis keluarga yang sukses dapat mencapai potensi yang sepenuhnya apabila wanita di dalam keluarga itu mau berpartisipasi di dalam impian tersebut, suami kita adalah pelaksananya bukan pembicaranya”
15. Delegasikan dan …. Bersantailah
Sebagai pemimpin bisnis keluarga, Anda menjadikakn penerus Anda sebagai Hero (pahlawan ) atau Zero (nol besar). Semua ini tergantung pada cara Anda bereaksi terhadap suatu situasi.
Yang biasanya mencegah kebanyakan pemililk bisnis untuk mendelegasikan, membiarkan diri untuk tidak melakukan sesuatu, bersantai dan akhirnya pensiun adalah ketidakmampuan untuk menerima sedikit rintangan/debu.
Sekarang kebanyakan dari kita ingin agar anak-anak kita bisa seperti kitadan sering kali kebalikannya. Jadi pikirkan itu ! Lihatlah di sekeliling kita kadang banyak kejadian yang tidak sam dengan yang kita pikirkan.
Jangan lua bahwa pembinaan perlu waktu teus menerus untuk berpikir secara imajinatif dan kreatif. Kesempatan lebih memilih pikiran yang sudah siap.
16. Kecil itu Indah
Anda tidak perlu besar seperti Ford atau Yamaha untuk menikmati buah-buah bisnis Anda. Anda masih bisa menikmatinya dengan mengingat Kecil itu Indah dan mungkin bisa menjabarkannya bahwa Kecil itu Luar Biasa.
Ingatlah, akan lebih memuaskan ketika melihat orang-orang yang Anda cintai mencapai peran bermutu di dalam apapun yang mereka kerjakan, daripada mengikuti kemauan Anda dan mengacaukan hidup mereka.
D. Hubungan Anda dengan Sanak Keluarga
Keluarga tempat Anda berasal tidaklah sepenting keluarga yang Anda bina. Kita sebenarnya dapat mengambil langkah-langkah sederhana untuk mengasihi dan menghargai sanak keluarga, daripada mengumbar marah dan terlibat dalam perselisihan yang berkepanjangan dengan mereka hanya karena hal-hal sepele.
Jadi lakukanlah sebisa Anda untuk memelihara hubungan yang baik dengan sanak keluarga. Ingatlah bahwa cinta adalah kekuatan yang mampu menyatukan sanak keluarga. Mulailah mencoba untuk membina suatu hubungan yang hangat, penuh kesabaran dan empati dengan sanak keluarga Anda
17.Ubahlah Panjang Gelombang Anda.
Seperti mendengarkan radio, jika Anda memutar tombolnya sedikit, Anda bisa menerima gelombang yang Anda pilih dengan mutu suara yang sempurna. Kadang-kadang lebih menguntungkan mengubah “gelombang” Anda untuk menyesuaikan diri ke orang lain. Perubahan seperti itu bukanlah kompromi namun kebijaksanaan. Dan orang yang bijaksanasiap untuk melakukan segalanya demi perdamaian.
Hendaknya selalu diingat bahwa kebaikan hati tak akan pernah sia-sia. Jika tak ada pengaruhnya pada si penerima, paling todak ada pengaruhnya bagi si pemberi. Apa pun situasinya, jadikan kebaikan hati sebagai keputusan Anda agar Anda dapat tidur nyenyak setiap malam, mampu mengatakan “ Saya telah mencoba sebisa saya”.
18. Jangan Marah-marah
Merasa tersinggung adalah suatu pilihan. Kita mungkin sakit hati, tetapi ada sebuah perbedaan besar antara sakit hati dan merasa tersinggung. Belajarlah untuk tidak bereaksi dengan kasar tanpa dipikir, melainkan belajarlah untuk bersabar.
Hidup ini bukan hitam dan putih; ada banyak nuaansa abu-abu di antara keduanya. Kita terlalu sering menghabiskan waktu dan energi untuk saling menyalahkan. Apakah perang-perang seperti ini harus terjadi? Apakah tidak seharusnya kita berhenti mengatakan, “Saya tidak berbuat apa-apa; dia yang salah”
19. Untuk apa mengorbankan Raja Anda demi Satu Pion
Berpeganglah pada motto ‘badai pasti berlalu” Seringkali alas an-alasan tersebut berada di luar kemampuan Anda. Apabila Anda belum campur tangan dalam persoalan-persoalan ini dengan cara apa pun, dan tak dapat melakukan sesuatu untuk mengatasinya,hiburlah diri dengan pemikiran badai pasti berlalu.
Berfokuslah pada hal-hal positif. Kenangan indah adalah kenangan yang dapat mengingat anugerah dan melupakan kesusahan. Jadi awali perkawinan Anda dengan sebuah ketetapan bahwa Anda akan mencoba melihat hal-hal yang baik di dalam diri sanak keluarga. Walau sebenarnya hidup berdampingan dengan sanak keluarg merupakan tindakan penyeimbangan yang sulit.
Jangan mengkambinghitamkan ksanak keluarga. Peraturan paling utama dalam sebuah perkawian yang bahagia adalah apabila Anda bersitegang dengan pasangan Anda , jangan menyalahkan sanak keluarga karena membesarkan pasangan Andadengan cara yang tidak baik.
Saling menyalahkan atau menghina orangtua masing-masing tak akan pernah membawa kebahagiaan di dalam perkawian. Jadi hindarilah perselisihan dan membawa-bawa nama atau kejelekan sanak keluarga.
20. Jadilah Seorang Mantu Perempuan yang Bijaksana.
.
Bila kita melakukan apa yang perlu kita lakukan, segala masalah menjadi menyenagkan. Doronglah agar anak-anak Anda dekat dengan kakek nenek mereka. Banyak yang dapt mereka pelajari dari kakek neneknya. Seperti nilai-nilai menjaga, berbagi, dan memberi. Pelajran yang tidak pernah mereka dapati di sekolah. Dalam berbagai hal kakek nenek adalah guru yang lebih baik daripada orangtua karena mereka lebih bijaksana.
Rahasia Sanak Keluarga Adalah Rahasia Anda Juga. Belajarlah untuk berlaku hati-hati, namun bijaksana. Jangan bergosip. Simpanlah persoalan-persoalan Anda di tempat yang paling aman. Ingatlah begitu Anda menikah yang menjadi rahasia sanak keluarga akan menjadi rahasia Anda juga. Ingatlah tak akan bisa dicapai dengan menceritakan kepada orang lain tentang masalah sanak keluarga Anda, cerita rumah tangga, kegelisahan perkawinan , dan masalah yang menghantui Andakecuali orang itu dapat membantu atau membimbing Anda dengan cara yang konstruktif.
Yang terpenting . bersabarlah dan jangan utarakan komentar-komentar licik atau tentang suami yang sedang memikul beban sanak keluarganya di pundaknya.Jangan lupa hidup adalah serententen proses tukar tambah.
21. Investasikan Waktu Untuk Sanak Keluarga Sekarang Juga
Hubungan dengan sanak keluarga harus disirami dengan air pemeliharaan, kesabaran, dan pengertian. Investasikan waktu Anda dengan untuk sanak keluarga. Investasi ini akan membuahkan deviden yuang besar. Usaha ini dijamin dan diuji secara win-win
Hubungan dengan sanak keluarga bagaikan sebuah jalan dua arah. Jika Anda menerima tanpa memberi, Anda akan mencapai jalan buntu. Sebaliknya jika Anda memberi dan menerima bukan komunikasi akan terbuka.
Terlalu jujur dapat menimbulkan masalah. Hubungan yang lembut yang seimbangmemerlukan penumpukan sisi kebenaran yang tajam dengan menggunakan diplomsi dantidakan yang taktis.
Jangn Khawatir, berbahagialah. Berpikirlah dengan kepala dingin dalam segala kemungkinan yang membuat Anda sadar bahwa untuk hal-hal kecil itu, kebahagiaan Anda layak dipertaruhkan.
22. Saat anda Menjadi Mertua
Ingat ! Menantu permpuan berhak untuk mendapat perhatian lebih daripada yang biasa mereka dapatkan. Hanya dengan perhatiaanlah mereka akan mengembangkan rasa ikut memiliki. Perhatian itulah yang menyebabkab menantu perempuan merasa menjadi bagian dari keluarganya.
Jangan ikut campur dalam hidup perkawinan putri Anda. Apabila ada hal-hal yang kurang pas. Simpanlah dalam benak Anda sendiri.
Untuk mencari kesalahan mudah; untuk melakukan dngan lebih baik mungkin sulit. Jadi tak ada gunanya mengomel. Kalau tidak ada alasan, berhentilah mengomeli menantu perempuan Anda. Kurangi sedikit beban dari menantu Anda. Hal ini akan menciptakan rumah tangga yang lebih bahagia.
E.Besarkan cucu-cucu Anda dengan Kasih Sayang.
Anak-anak tidak jauh beda dengan laying-layang…..Mereka diciptakan untuk terbang. Akan tetapi dia perlu angina, dukungan dan kekuatan yang datang dari cinta yang tak terbatas, doronan dan doa.
Ada beberapa cara untuk mengukur keberhasilan Anda sebagai kakek-nenek. Salah satunya adalah ketika sang cucu dengn bangga mengatajkan bahwa kakek atau neneknya adalah sahabat mereka, dan sebagai orng yang bisa dimintai pendapat.
Tidak realitis membandingkan mereka dengan diri Anda dalam keadaan enampuluh tahun yang lalu!, Di samping itu cucu Anda lebih cerdas dari Anda yang dahulu. Jadi belajarlah untuk bisa menerima dia apa adanya.
23. Sambutlah saat-saat akhir “kepuasan” Anda
.
Membesarkan anak adalah pekerjaan yang tidak mudah, penuh kekhawatiran, ketidakpengalaman, dan pikiran yang mengganggu. Tetapi ketika cucu Anda telah hadir, Anda telah mahir berurusan dengan berbagai orang dan situasi. Anda telah belajar banyak dari kehidupan
Selain kekayaan apa Anda juga sebaiknya meninggalkan warisan yang berupa “sebuah keluarga yang dibina dengan baik”. Anda akan diingat bukan karena uang dan harta, melainkan karena nilai-nilai yang Anda tanamkan pada anak cucu Anda. Jadi sambutlah saat-saat itu sebagai kepuasan hidup Anda di masa tua.
Tanamkan nilai-nilai yang benar. Beritahu mereka bahwa saat gagal adalah saat yang paling baik untuk menebarkan biji-biji keberhasilan sehingga mereka lebih bersemangat lagi dalam meraih keberhasilan.
24. Selalu ada Di saat Cucu Anda memerlukan Anda
Kehadiran Anda sangat penting bagi cucu Anda, apabila bapak ibunya terlalu sibuk dengan pekerjaannya.Nenek dan kakek bisa masuk dalam celah ini dan memberi perhatian pada cucu mereka.
Hal-hal terbaik yang dapat Anda berikan kepada anak selain kebiasaan yang baik adalah kenagan yang indah (Sydney J. Harris). Sebuah senyuman, sepatah kata penghargaan, sebuah tepukan tangan yang menyemangatkan dapat menciptakan sebuah kenagan yang tak terlupakan bagi cucu Anda.
Seorang cucu juga membutuhkan bimbingan dari kakek dan neneknya. Mereka juga ingin bersama Anda, maka tidak heran bila mereka sesekali menghampiri Anda yang sedang sibuk dengan pekerjaan Anda.
25. Anda bisa Menjadi Sahabat Akrab.
.
Seorang manusia yang besar adalah ia yang tidak kehilangan hati seorang anak. Cucu tidak memerlukan liburan yang mahal. Cukup kebersamaan Anda dengan mereka, seperti nonton film, mengunjungi museum, menjelajah taman, smua itu bisa menjadi “jendela dunia”Anda dan cucu Anda akan merasa senang dan bersemangat.
Bersyukurlah kepada Tuhan atas cucu Anda. Jangan coba mengubah atau membebani mereka dengan harapan dan ambisi pribadi Anda, sebaliknya kenali mereka, dan sesuaikan diri terhadap mereka. Ingatlah cucu diberikan kepada Anda sebagai pijaman jangka pendek. Anda tidak tahu potensi mereka dikemudian hari.
Tugas Anda sebagai seorang kakek atau nenek adalah bertindak sebagai seorang kebun untuk memenuhi keperluan cucu Anda dengan baik, memberi mereka gizi, cinta, perhatu\ian, perawatan dan pengharapan untuk hasil yang terbaik.
26. Selaraskan Diri dengan Suasana
Hidup ini tidak jelas; banyak jawaban yang benar, semuanya tergantung pada apa yang sedang Anda cari. Tetapi jika Anda mengira bahwa hanya ada satu jawaban yang benar, Anda akan berhenti mencari begitu Andamenemukan yang satu itu.
Jika cucu Anda seburuk yang Anda perkirakan dan pikirkan. Dimanakah Anda ketika mereka tumbuh? Apabila mereka tersesat, itu mungkin karena tak ada seorang pun pada waktu itu yang dapat mengajarkan mereka perbedaan yang baik dan buruk
Sebaliknya jika Anda bijaksana dan punya waktu untuk mereka dan juga bisa memahami keberadaan mereka, mereka pun bisa menjauhkan dirinya dari hal-hal yang buruk.
Yang terpenting berpikirlah positif kadang apa yang kita lihat tidak seburuk yang nampak.
27. Tumbuhkan Semangat Cucu Anda.
Jadilah teladan bagi mereka. Anak lebih menggandalkan mata daripada telinga. Kata hati anak dibentuk oleh pengaruh-pengaruh di sekitar mereka; gagasan baik dan buruk mereka adalah buah dai udara moral yang mereka hirup. Anak memerlukan orang yang baik yang bisa mereka tiru. Jadilah suri teladan bagi cucu Anda. Apabila cucu menghormati kakek-nenek mereka, berarti Anda telah berhasil di dalam tugas hidup yang terberat.
Kakek-nenek dapat menumbuhkan semangat dalam diri cucu mereka untuk mengambil baik langkah yang baik, maupun langkah yang buruk di dalam hidup mereka.
28. Jangan Manjakan, Namun Cintai Cucu Anda
Anda berada dalam keadaan yang baik karena Anda harus bertarung untuk mendapatkan apa yang Anda ingikan. Jangan mengubah cucu Anda menjadi orang yang lemah dengan terus-menerus memberi mereka materi dalam usia mereka yang masih muda.
Jika uang dibiarkan menempati posisi yang lebih tinggi dari nilainya, yang pertama-tama mati adalah nubungan antarmanusianya. Cucu Anda harus mencintai Anda apa adanya; bukan karena apa yang telah Anda berikan.
.
15. .
.
Alih Bahasa: Bambang Soemantri
Penerbit PT Bhuana Ilmu Populer, 2004
Jl. Kebahagiaan No.11A, Jakarta 11140
Xii,169hlm;20cm
Diringkas oleh: Astutiana
Anjuran: Buku ini wajib dibaca oleh pasangan yang ingin hidup bahagia dan tetap bisa mengatur hubungan di dalam keluarga dengan baik.
Buku ini menawarkan prinsip-prinsip yang berharga untuk membuat Anda sekeluarga hidup bahagia.
Buku ini terdiri dari lima bagian. A.Diciptakan untuk Bersama. Ada delapan poin, B. Anda dan Anak-anak Anda.,ada dua poin. C.Wujudkan bisnis Keluarga, ada lima poin. D. Hubungan Anda dengan Sanak Keluarga, ada enam poin. Dan yang E. Besarkan Cucu anda dengan Kasih Sayang, ada enam poin. Akan saya ringkas dalam tiap poin yang seluruhnya berjumlah dua puluh delapan poin.
A. Diciptakan untuk Hidup Bersama…..Apakah Mungkin?.
1. Tak ada Pasangan yang Sempurna.
Sangat tidak mungkin seorang pria akan mendapatkan seorang istri yang sempurna atau sebaliknya. Oleh karena itu langkah pertama menuju sebuah hubungan yang baik dengan pasangan anda adalah percaya dengan pasangan Anda.
Pendapat Anda tentang pasangan Anda mempengaruhi sepak terjang pasangan Anda. Jika Anda menganggapnya kerdil, lam-kelamaan dia akan mengecil atau kerdil. Jadi pilihan tetap di tangan Anda
Anda harus menyadari bahwa agar bahagia ,Anda harus memiliki pasangan yang bahagia. Untuk itu terimalah dia apa adanya. Jika ingin mengubah yang tidak Anda sukai, lakukan dengan lemah-lembut seiring dengan berjalannya waktu.
Sikap-sikap yang penuh perhatian dapat membuat pasangan Anda merasa dicintai dan diperhatikan
.
2. Membahagiakan Pasangan adalah Seni
. Gagasan untuk membuat pasangan Anda bahagia adalah gagasan yang sangat menantang, maka lebih baik Anda belajar untuk membuatnya bahagia karena dengan cara itulah Anda juga akan bahagia. Jadikan akal sehat sahabat Anda
. Anda bisa menerapkan konsep “Lakukan pekerjaan yang penting sekarang sebelum pekerjaan itu bersifat mendesak. Agar membuat Anda dan pasangan Anda bahagia adalah “Jangan mengharapkan Terima Kasih dari Pasangan Anda”. Lakukan hal itu sebagai kepuasan batin untuk memberi atau berbuat baik. Tetapi mulailah Anda berterima kasih untuk apa yang telah diberikan oleh pasangan Anda
.Akuilah kesalahan Anda dengan cara yang baik. Kesalahan adalah guru yang paling baik, jadi belajarlah dari setiap kejadian yang mengakibatkan tidak bahagianya pasangan Anda
Selalu pertahankan keceriaan. Perhatikan apa saja yang kita miliki, yang membuat kita layak berterima kasih dan bersyukur kepada Tuhan atas segala rahmat dan kemurahan hat-Nya. Pikirkan, berterimakasihlah, dan tersenyumlah. “ Tersenyum adalah sebuah cara yang tidak mahal untuk membuat pasangan Anda bahagia.
3. Bersyukurlah Tuhan Memberi Anda Pasangan yang Romantis
.
Belajarlah untuk mencintai pasangan Anda dalam setiap menitnya.
Katakan saja terimakasih dengan hangat, dan panjatkan doa kapada Tuhan, di dalam hati Anda yang telah memberi anda pasangan yang begitu baik
Ingatlah Romantisme di rumah dapat berlanjut selama pasangan Anda melakukan tindakan-tindakan cinta yang dinyatakan dengan gembira
Pujilah dia dan hargai apa saja yang telah dilakukan pada diri Anda walau tidak sesuai dengan keinginan Anda.
Anda harus siap apabila sikap manis Anda tidak dihargai dan tidak dibalas seperti yang Anda inginkan
4. Jangan Abaikan Hubungan Anda.
Lakukan Koreksi Diri Sendiri Setiap Saat.
Jangan abaikan hunungan Anda dengan pasangan Anda. Ingatlah kembali saat-saat indah kalian. Jangan pernah membiarkan pasangan Anda merasa bahwa Anda tidak punya waktu lagi untuknya.
Jangan Cerewat. Jangan berteriak-teriak. Jangan mengusik Jangan berbicara masalah rumah tangga disaat pasangan Anda sedang tergesa-gesa atau sibuk.
Biarkan pasangan Anda merasa santai dengarkan dengan sabar tentang apa yang sedang dirisaukan dalam hidupnya. Inilah cara sederhana untuk menyenangkan pasangan Anda.
Lakukan koreksi diri Anda setiap saat dan ungkapkan betapa Anda memiliki banyak kekurangan dan ingin memperbaiki hubungan itu.
Belajarlah untuk menikmati kesenangan-kesenangan sederhana di dalam hidup. Jelaskan dan diskusikan kesalahpahaman yang ada. Hal ini akan membuat Anda dan pasangan Anda lebih bahagia, lebih puas dan lebih percaya diri.
5. Keserakahan Tidak Pernah Terpuaskan
Bila keserakahan menguasai, apapun tak mempan untuk menghalangi. Kita mencari cara untuk menghalalkan pelanggaran. Terserah Anda untuk memenuhi kebutuhan atau keserakahan. Karena meski kebutuhan terpenuhi, keserakahan tidak pernah terpuasan.
Jika Anda ingin membuat perkawinan Anda bahagia, hendaknya Anda selalu berkata dengan jujur, dan selalu membantu pasangan Anda untuk tetap jujur walau itu harus hidup penuh kekurangan.
Doronglah pasangan Anda agar berbagi kesusahan dan kekhawatiran dengan Anda.
6. Atasi Persoalan Pasangan Anda…Bersama
. Persoalan pasti akan muncul tapi jangan menyalahkan orang lain, termasuk mertua Anda karena telah mendidik pasangan Anda dengan cara yang salah. Sebenarnya tidak ada pihak luar. Anda dan pasangan Andalah yang menciptakn persoalan itu, dan hanya Anda berdualah yang dapat memecahkan masalah tersebut.
Tak ada persoalan yang bisa diselesaikan secara kilat. Dengan cara yang sabar dan benar Anda dapat menggali persoalan hingga ke akarnya baik dalam masalah keluarga, bisnis, pekerjaan, atau aktivitas lainnya busa diselesaikan sedikit demi sedikit.
Apabila Anda punya persoalan, carilah jalan keluarnya, bicaralah kepada orang-orang yang dapat dipercaya dan dapat membanru, bacalah buku dan majalah, menulislah, kesuksesan akan menghampiri Anda, bola Anda memfokuskan pikiran
7. Berjalanlah di jalan yang Sama
Setiap orang perlu untuk dicintai dengan caranya sendiri. Untuk itu kunci untuk memberikan pernyataan adalah mengerti dan berbicara dalam bahasa cinta orang itu sendiri. (COVEY)
Rahasia cinta adalah melakukan tindakan-tindakan kecil setiap hari untuk membahagiakan orang yang Anda cintai-Sebuah tindakan melayani ,mungkin; sebuah hadiah kecil; kata-kata penghargaan, sesungging senyum mesra. (J. DONALD WALTERS)
Jika Anda seorang istri, jadilah orang yang selalu siap! Jadlah malaikat pelindung bagi suami Anda dan bersenang-senanglah bersama daripada menciptakan keadaan yang menyebalkan.
Rawatlah kesehatan diri Anda, juga suami dan anak-anak Anda. Sakit dapat mengakibatkan kekhawatiran pada oranr-orang yang dekat dengan Anda. Dan orang-orang yang Anda kasiki, yang mempengaruhi kebahagiaan mereka.
1. Berpikir Kreatif
Bila pasangan Anda suka sekali makan, jangan membandingkan dia dengan siapapun. Biarkab dia makan sepuasnya. Mungkin saja itu tidak baik, tetapi “kekhawatiran” Anda dapat sepuluh kali lebih merugikan harga diri pasangan Anda. Luangkan waktu untuk memikirkan cara-cara yang kreatif guna meninggalkan kebiasaan buruk makannya.
Bila Pasangan Anda merokok seperti cerobong Asap, Anda harus berbuat apa? Cobalah berpikir kreatif . Anggap saja merokok itu keburukan kecil, tidak seperti yang kita khawatirkan .jadi jangan terlalu mengekang! Bantulah pasangan Anda untuk memikirkan berbagai cara sederhana guna mengatasi kebiasaan merokoknya secara bertahap.
Bila pasangan Anda suka minum-minuman keras. Anda dapat berperan sebagai pendukung dengan membuat pasangan Anda sadar mengapa ia harus dapat mengatasi kebiasaan buruknya. Bantulah ia agar perlahan-lahan menjauhkan diri dengan minuman keras.
Seorang pria akan menemukan jalan keluar sebuah persoalan menuju kebaikan apabila ia merasa dianggap sebagai jalan keluar persoalan tersebut, bukan sebagai persoalan itu sendiri. (PEASE)
2. Jadilah Pemandu Sorak bagi Pasangan Anda.
Anda tidak perlu jadi menjadi seekor kupu-kupu sosial , tetapi jadilah seorang pendudung. Jadilah orang yang suka membantu. Kerjakan pekerjaan rumah Anda Galilah sumur sebelum Anda haus.
Berikan motivasi kepada pasangan Anda agar ia mengasah berbagai ketrampilan di luar jaringan bisnisnya. Doronglah pasangan Anda untuk dapat mencapai target yang lebih dari yang sudah ditentukan. Ingat dorong saja. Tidak perlu banyak bicara.
Ajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pasangan Anda yang membuatnya berpikir. Kembangkanlah ketrampilan Anda untuk menjadi pendengar yang baik. Jadilah seorang penerus gagasan dari pasangan Anda. Dan jadilah penasehat bagi pasangan Anda
B. Anda dan Anak-anak Anda
Kita harus menanamkan nilai-nilai yang benar pada anak-anak kita, tidak hanya dengan memberitahu mereka tentang cara untuk menjadi manusia yang baik, tetapi dengan menunjukkan kepada mereka untuk menjadi baik dengan memberi teladan yang baik.
Anak –anak memang tidak pernah mendengarkan orangtua mereka dengan baik, tetapi mereka tidak pernah gagal dalm meniru orangtua mereka.
10. Jalinlah Sebuah IKatan Kasih Sayang
Sebagai oerngtua saat yang paling bahagia adalah ketika anak Anda tumbuh menjadi manusia yang baik. Lebih dari itu berarti kita membebani anak dengan harapan-harapan yang tidak relitas.
Dalam mengatur dan mendidik anak kita perlu pengendalian diri, kebijaksanaan, kedisiplinan, dan kesabaran. Jadi untuk mampu mengatur anak orangtua harus pertama-tama mampu mengatur dirinya sendiri.
Anak seperti sebuah kapal , begitu mereka menjelajah ke dunialuar, mereka harus menjaga diri. Kita tidak mungkin selalu berada di dekat mereka. Jadi selagimereka bersama kita, mari kita berimereka pendidikan yang terbaik.
Kita harus yakin bahwa mereka mendapat senyuman yang terbaik yang ada dalam hidup ini dan kita harus siap memeluk mereka ketika mereka terjatuh.Mereka harus yakin ketika mereka terjatuh kita berada di dekatnya dan siap membantu mereka.
11. Ambilah Tiga Belas Langkah Bersama Anak Anda
Membesarkan anak adalah salah satu tugas orangtua yang paling penting dan paling sukar. Tugas itu diterima orangtua walaupun mereka hanya punya sedikit pengalaman dan sama sekali tidak pernah dilatih secara formal.
Terapkan delapan langkah ini untuk mengajar anak Anda agar menjadi baik dalam segala hal
1. Pelajari Seni membaca Cerita. Cerita pendek seperti dongeng adalah pencetuspikiran yang terbaik di dunia dan dapat berperan sebagai tanda peringatan bagi anak Anda bila mana mereka berada dalam bahaya ke luar jalur
2. Jadilah Sahabat Mereka. Yakinlah bahwa Anda akan berada di sisi mereka untuk membantu mereka. Jangan menertawakan kebimbangan dan kekonyolannya. Jadilah Anda pemberi gagasan dan opini yang baik.
3. Tempatkan diri Anda dalam diri Mereka. Jadilah orangtua yang baik yang dapat menempatkan diri dalam hidup mereka, dan mengenal bahwa anak Anda mempunyai perasaan dan keperluanyang berbeda dengan Anda. Jangan pernah mengharapkan terimakasih dari anak, dan apabila Anda mendapatkan ungkapan terimakasih dari anak Anda bolehlah Anda menerimanya dengan senang hati.
4. Luangkan Waktu untuk Mereka. Kurangi bicara Anda; dengarkan lebih banyak. Biarkan mereka mencurahkan hati mereka kepada Anda. Cobalah untuk selalu berada bersama anak Anda bila mereka memerlukan Anda. Biarkan mereka punya perasaan bahwa orangtua mereka tidak saja mencintai mereka, tetapi juga memperhatikan mereka. Sediakan waktu luang dari waktu sibuk Anda, dan habiskan bersama anak. Mereka lebih memerlukan perhatian Anda daripada perhatian orang lain.
5. Jangan Kritik Mereka. Cobalah berbincang dengan mereka dengan kepala dingin. Jika Anda ingin marah jangan berteriak.Berikan kesempatan kepada merekauntuk membereskan masalahnya sendiri. Jangan harapkan hal yang mustahil dari anak dalam bentuk harapan-harapan yang tidak relistis. Anak-anak lebih mengharapkan teladan daripada kritik. Beri pujian secara terbuka, tegurlah mereka secara rahasia.
6. Berikan Contoh yang Baik. Anak-anak adalah peniru, dan antena mental mereka selalu bergelombang sama dengan isyarat-isyarat Anda. Mereka mengamati Anda dari dekat. Tanamkan nilai-nilai kejujuran , keretiaan, kesungguhan, tabiat baik dan kesopanan dalam diri mereka. Ajari anak tentang pengekangan diri dengan cara menerapkan \nya sendiri. Jangan menerangkan melalui bentakan, tetapi beri contoh yang baik. Cobalah sedapat mungkin untuk berkata jujur kepada mereka, pada awalnya mungkin mereka akan mengolok-olok Anda, tetapi pada akhirnya mereka akan bangga terhadap Anda.
7. Hormati Pasangan Anda. Jangan memarahi pasangan Anda, atau melecehkannya di depan anak Anda. Menghormati pasangan sifatnya penting jika Anda ingin membesarkan anak dengan baik. Karena hal yang terbesar yang dapat Anda kerjakan untuk anak-anak Anda adalah dengan menghormati pasangan Anda. (COVEY)
8. Miliki Teman-teman yang Baik. Miliki teman yang baik demi anak. Anak Anda akan mengamati teman-teman Anda dari dekat, secara sadar dan tidak sadar. Biarkan mereka memberi penilaian tersendiri terhadap teman-teman Anda. Dengan mengamatisecara cermat dia akan belajar rendah hati, suka bekerja keras, dan penuh humor.
Ada lima langkah lagi yang harus diterapkan pada anak;
1. Ajari Mereka untuk bertanggungjawab. Orangtua harus mengambil keputusan kapan waktunya dan bagaimana memberi lebih banyak kebebasan atau materi kepada anak. Tidak ada jalan yang mudah, semua harus dilihat secara keseluruhan. Ajari anak agar menjadi orang yang bertanggungjawab, tidak malu mengerjakan tugas yang diberikan selam halitu baik. Bila anak sudah cukup besar kita wajib minta tolong pada mereka untuk mengerjakan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat ketrmpilan, dan kemampuannya.
2. Ajari Mereka untuk Belajar Kalah dan Menikmati Kemenangan. Latihlah mereka seperti seorang pelatih yang melatih seorang atlet. Ajari mereka untuk kalah dengan hormat dan menang secara sportif. Tabiat ini akan teus tertanam di dalam diri mereka sebagai persiapan untuk menghadapi tantangan sepanjang hidup mereka.
3. Berikan Pendidikan yang Terbaik terhadap mereka. Pendidikan adalah sebuah hiasan dalam keberhasilan. Berikan anak-anak Anda pendidikan yang terbaik dengan cinta dan materi yang Anda miliki. Tak seorangpun dapat merampasnyadari anak-anak Anda.
4. Biarkan Mereka TumbuhBantulah mereka dalam mewujudkan impian dengan mendorong mereka untuk berusaha mencapai tujuan. Lakukan dengan sabar seperti yang diungkapkan dalam ungkapan Cina. “Seiring dengan berjalannya waktu daun murbei akan menjadi sutra”Jika anakmtumbuh dengan baik , menjadi manusia yang mudah menyesuaikan diri, berarti Anda telah berhasil sebagai orangtua. Yang dibutuhkan anak adalah kesempatan untuk menebarkan cakrawala, dan hanya Anda yang dapat memberikan hal itu kepada mereka.
5. Doronglah mereka untuk Membaca. Sebuah rumah tanpa buku adalah seperti sebuah kamar tanpa jendela. Tak ada seorangpun yang berhak membesarkan anak-anaknya tanpa mengitari mereka dengan buku, jika ia memiliki sarana untuk membelinya. Anak belajar membaca karena dihadapkan pada keadaan akan adanya buku. Kecintaan pada pengetahuan dating dari membaca dan akn tumbuh bersama buku-buku tersebut, Dan kecintaan akan buku dalam alam muda, merupakan jaminan melawan rasa rendah diri atas godaan dan kejahatan
.
C. Wujudkan Impian Bisnis Keluarga Anda
Bisnis keluarga bukan sebuah hadiah. Namun sebuah tantangan. Sebuahkesempatan. Sebuah tanggungjawab dan dedikasi. Sebuah keyakunan bahwa sesuatu yang berharga dapat dibuat.
12. Rawatlah Orang-orang yang Anda Kasihi
Pendidikan tidak akan terjadi apabila Anda mempelajari sesuatu yang tidak Andaketahui sebelumnya. Pendidikan adalah kemampuan Anda utuk menggunakan apa yang sudah pelajari guna menjadikan hari ini lebih baik disbanding hari kemarin (IYANLA VANZANT)
Ajari mereka seluk-beluk bisnis keluarga dengan daya cipta Anda sendiri, tanpa melupakan bahwa mungkin anak Anda dapat belajar lebih banyak dengan mengunjungi pameran daripada belajar. Didiklah anak Anda dengan kreatif. Ajari mereka akuntansi bisnis, beri pengertian tentang bisnis, diskusikan dan difinisikan secara obyektif dan akurat.
Usahakan agar mereka belajar dengan sungguh-sungguh. Dan buatlah bagan rencana. Karena perencanaan sangat penting dalam bisnis keluarga. Aturlah pertemuan-pertemuan keluarga. Kita hendaknya menetapkan sebuah tujuan sehingga kita saling bertemu dengan senyum, dan saling luangkan waktu untuk semua orang di dalam keluarga. Pastikan bahwa pertemuan keluarga itu dapat mengembangkan ketrampilan mendengarkan dan mengajarkan kedisiplinan kepada calon pengganti.
13. Pimpinlah Sanak Keluarga dan Kerabat Layaknya Seorang Penasehat Bijak
Cara memimpin bisnis keluarga yang baik adalah dengan cara memberlakukan sanak keluarga layaknya seorang penasehat bijak, daripada memaksa mereka untuk menyesuaikan diri terhadap cara Anda dalam menangani bisnis keluarga.
Pedoman untuk memimpin bisnis Anda menuju sukses;
1. Jaga agar badan tetap bugar dengan olahraga teratur agar kuat secara mental dan spiritual
2. Jangan sampai kebiassan buruk Anda menghancurkan Anda
3. Berdoalah dalam setiap persoalan yang sulit
4. Pelajari dan ikuti prinsip manajemen yang professional
5. Didiklah manajer Anda dalam segala bidang karena itu tanggungjawab Anda
6. Uraikan dengan jelas, keputusan yang Anda ambil
7. Buatlah penilaian yang adil jangan mengkritik mereka.
8. Cobalah untuk mengembangkan kualitas SDM para karyawan
9. Jika ada ketidakefisienan dalam suatu bidang, cepat atasi. Jangan berlarut-larut
10. Atur waktu Anda untuk berkomunikasi, bekerja seefisien mungkin, jdikan setiap menit waktu yang berharga.
11. Delegasikan tugas pada karyawan yang bisa diandalkan
12. Pergunakan energi Anda untuk perancanaan, pemikiran, dan pelaksanaan pekerjaan.
13. Gagasan dan persaingan. Doronglah orang-orang Anda untuk mencari terobosan yang terbaik.
14. Jangan mengerjakan tugas karyawan. Bimbing dan nasehati mereka.
15. Berpikirlah secara obyektif dan selalu dalam keadaan ceria.
14. Siagakan Selalu Antena Mental Anda
Pikiran , apabila dipelihara dengan baik dan dikendalikan dengan baik, akan menjadi sebuah relitas dalam dunia Anda. Pikiran adaah sesuatu yang sangat kuat.(DR. Wayne Dyer)
Istri adalah asset yang terbaik. Salah satu aset yang paling disalahartikan dantak dihargai dalam bisnis keluarga adalah istri si pemilik sekaligus manajer.Pengusaha memerlukan keberanian dan bakat dan bakat untuk bertahan dan berkembang, tetapi ia juga perlu seorang istri yang bersimpati dan penuh pengertian. Si pamilik hendaknya berbagi impian dan juga semua rasa sakitnya dengan istrinya.
Leon Danco berkata” Sebuah bisnis keluarga yang sukses dapat mencapai potensi yang sepenuhnya apabila wanita di dalam keluarga itu mau berpartisipasi di dalam impian tersebut, suami kita adalah pelaksananya bukan pembicaranya”
15. Delegasikan dan …. Bersantailah
Sebagai pemimpin bisnis keluarga, Anda menjadikakn penerus Anda sebagai Hero (pahlawan ) atau Zero (nol besar). Semua ini tergantung pada cara Anda bereaksi terhadap suatu situasi.
Yang biasanya mencegah kebanyakan pemililk bisnis untuk mendelegasikan, membiarkan diri untuk tidak melakukan sesuatu, bersantai dan akhirnya pensiun adalah ketidakmampuan untuk menerima sedikit rintangan/debu.
Sekarang kebanyakan dari kita ingin agar anak-anak kita bisa seperti kitadan sering kali kebalikannya. Jadi pikirkan itu ! Lihatlah di sekeliling kita kadang banyak kejadian yang tidak sam dengan yang kita pikirkan.
Jangan lua bahwa pembinaan perlu waktu teus menerus untuk berpikir secara imajinatif dan kreatif. Kesempatan lebih memilih pikiran yang sudah siap.
16. Kecil itu Indah
Anda tidak perlu besar seperti Ford atau Yamaha untuk menikmati buah-buah bisnis Anda. Anda masih bisa menikmatinya dengan mengingat Kecil itu Indah dan mungkin bisa menjabarkannya bahwa Kecil itu Luar Biasa.
Ingatlah, akan lebih memuaskan ketika melihat orang-orang yang Anda cintai mencapai peran bermutu di dalam apapun yang mereka kerjakan, daripada mengikuti kemauan Anda dan mengacaukan hidup mereka.
D. Hubungan Anda dengan Sanak Keluarga
Keluarga tempat Anda berasal tidaklah sepenting keluarga yang Anda bina. Kita sebenarnya dapat mengambil langkah-langkah sederhana untuk mengasihi dan menghargai sanak keluarga, daripada mengumbar marah dan terlibat dalam perselisihan yang berkepanjangan dengan mereka hanya karena hal-hal sepele.
Jadi lakukanlah sebisa Anda untuk memelihara hubungan yang baik dengan sanak keluarga. Ingatlah bahwa cinta adalah kekuatan yang mampu menyatukan sanak keluarga. Mulailah mencoba untuk membina suatu hubungan yang hangat, penuh kesabaran dan empati dengan sanak keluarga Anda
17.Ubahlah Panjang Gelombang Anda.
Seperti mendengarkan radio, jika Anda memutar tombolnya sedikit, Anda bisa menerima gelombang yang Anda pilih dengan mutu suara yang sempurna. Kadang-kadang lebih menguntungkan mengubah “gelombang” Anda untuk menyesuaikan diri ke orang lain. Perubahan seperti itu bukanlah kompromi namun kebijaksanaan. Dan orang yang bijaksanasiap untuk melakukan segalanya demi perdamaian.
Hendaknya selalu diingat bahwa kebaikan hati tak akan pernah sia-sia. Jika tak ada pengaruhnya pada si penerima, paling todak ada pengaruhnya bagi si pemberi. Apa pun situasinya, jadikan kebaikan hati sebagai keputusan Anda agar Anda dapat tidur nyenyak setiap malam, mampu mengatakan “ Saya telah mencoba sebisa saya”.
18. Jangan Marah-marah
Merasa tersinggung adalah suatu pilihan. Kita mungkin sakit hati, tetapi ada sebuah perbedaan besar antara sakit hati dan merasa tersinggung. Belajarlah untuk tidak bereaksi dengan kasar tanpa dipikir, melainkan belajarlah untuk bersabar.
Hidup ini bukan hitam dan putih; ada banyak nuaansa abu-abu di antara keduanya. Kita terlalu sering menghabiskan waktu dan energi untuk saling menyalahkan. Apakah perang-perang seperti ini harus terjadi? Apakah tidak seharusnya kita berhenti mengatakan, “Saya tidak berbuat apa-apa; dia yang salah”
19. Untuk apa mengorbankan Raja Anda demi Satu Pion
Berpeganglah pada motto ‘badai pasti berlalu” Seringkali alas an-alasan tersebut berada di luar kemampuan Anda. Apabila Anda belum campur tangan dalam persoalan-persoalan ini dengan cara apa pun, dan tak dapat melakukan sesuatu untuk mengatasinya,hiburlah diri dengan pemikiran badai pasti berlalu.
Berfokuslah pada hal-hal positif. Kenangan indah adalah kenangan yang dapat mengingat anugerah dan melupakan kesusahan. Jadi awali perkawinan Anda dengan sebuah ketetapan bahwa Anda akan mencoba melihat hal-hal yang baik di dalam diri sanak keluarga. Walau sebenarnya hidup berdampingan dengan sanak keluarg merupakan tindakan penyeimbangan yang sulit.
Jangan mengkambinghitamkan ksanak keluarga. Peraturan paling utama dalam sebuah perkawian yang bahagia adalah apabila Anda bersitegang dengan pasangan Anda , jangan menyalahkan sanak keluarga karena membesarkan pasangan Andadengan cara yang tidak baik.
Saling menyalahkan atau menghina orangtua masing-masing tak akan pernah membawa kebahagiaan di dalam perkawian. Jadi hindarilah perselisihan dan membawa-bawa nama atau kejelekan sanak keluarga.
20. Jadilah Seorang Mantu Perempuan yang Bijaksana.
.
Bila kita melakukan apa yang perlu kita lakukan, segala masalah menjadi menyenagkan. Doronglah agar anak-anak Anda dekat dengan kakek nenek mereka. Banyak yang dapt mereka pelajari dari kakek neneknya. Seperti nilai-nilai menjaga, berbagi, dan memberi. Pelajran yang tidak pernah mereka dapati di sekolah. Dalam berbagai hal kakek nenek adalah guru yang lebih baik daripada orangtua karena mereka lebih bijaksana.
Rahasia Sanak Keluarga Adalah Rahasia Anda Juga. Belajarlah untuk berlaku hati-hati, namun bijaksana. Jangan bergosip. Simpanlah persoalan-persoalan Anda di tempat yang paling aman. Ingatlah begitu Anda menikah yang menjadi rahasia sanak keluarga akan menjadi rahasia Anda juga. Ingatlah tak akan bisa dicapai dengan menceritakan kepada orang lain tentang masalah sanak keluarga Anda, cerita rumah tangga, kegelisahan perkawinan , dan masalah yang menghantui Andakecuali orang itu dapat membantu atau membimbing Anda dengan cara yang konstruktif.
Yang terpenting . bersabarlah dan jangan utarakan komentar-komentar licik atau tentang suami yang sedang memikul beban sanak keluarganya di pundaknya.Jangan lupa hidup adalah serententen proses tukar tambah.
21. Investasikan Waktu Untuk Sanak Keluarga Sekarang Juga
Hubungan dengan sanak keluarga harus disirami dengan air pemeliharaan, kesabaran, dan pengertian. Investasikan waktu Anda dengan untuk sanak keluarga. Investasi ini akan membuahkan deviden yuang besar. Usaha ini dijamin dan diuji secara win-win
Hubungan dengan sanak keluarga bagaikan sebuah jalan dua arah. Jika Anda menerima tanpa memberi, Anda akan mencapai jalan buntu. Sebaliknya jika Anda memberi dan menerima bukan komunikasi akan terbuka.
Terlalu jujur dapat menimbulkan masalah. Hubungan yang lembut yang seimbangmemerlukan penumpukan sisi kebenaran yang tajam dengan menggunakan diplomsi dantidakan yang taktis.
Jangn Khawatir, berbahagialah. Berpikirlah dengan kepala dingin dalam segala kemungkinan yang membuat Anda sadar bahwa untuk hal-hal kecil itu, kebahagiaan Anda layak dipertaruhkan.
22. Saat anda Menjadi Mertua
Ingat ! Menantu permpuan berhak untuk mendapat perhatian lebih daripada yang biasa mereka dapatkan. Hanya dengan perhatiaanlah mereka akan mengembangkan rasa ikut memiliki. Perhatian itulah yang menyebabkab menantu perempuan merasa menjadi bagian dari keluarganya.
Jangan ikut campur dalam hidup perkawinan putri Anda. Apabila ada hal-hal yang kurang pas. Simpanlah dalam benak Anda sendiri.
Untuk mencari kesalahan mudah; untuk melakukan dngan lebih baik mungkin sulit. Jadi tak ada gunanya mengomel. Kalau tidak ada alasan, berhentilah mengomeli menantu perempuan Anda. Kurangi sedikit beban dari menantu Anda. Hal ini akan menciptakan rumah tangga yang lebih bahagia.
E.Besarkan cucu-cucu Anda dengan Kasih Sayang.
Anak-anak tidak jauh beda dengan laying-layang…..Mereka diciptakan untuk terbang. Akan tetapi dia perlu angina, dukungan dan kekuatan yang datang dari cinta yang tak terbatas, doronan dan doa.
Ada beberapa cara untuk mengukur keberhasilan Anda sebagai kakek-nenek. Salah satunya adalah ketika sang cucu dengn bangga mengatajkan bahwa kakek atau neneknya adalah sahabat mereka, dan sebagai orng yang bisa dimintai pendapat.
Tidak realitis membandingkan mereka dengan diri Anda dalam keadaan enampuluh tahun yang lalu!, Di samping itu cucu Anda lebih cerdas dari Anda yang dahulu. Jadi belajarlah untuk bisa menerima dia apa adanya.
23. Sambutlah saat-saat akhir “kepuasan” Anda
.
Membesarkan anak adalah pekerjaan yang tidak mudah, penuh kekhawatiran, ketidakpengalaman, dan pikiran yang mengganggu. Tetapi ketika cucu Anda telah hadir, Anda telah mahir berurusan dengan berbagai orang dan situasi. Anda telah belajar banyak dari kehidupan
Selain kekayaan apa Anda juga sebaiknya meninggalkan warisan yang berupa “sebuah keluarga yang dibina dengan baik”. Anda akan diingat bukan karena uang dan harta, melainkan karena nilai-nilai yang Anda tanamkan pada anak cucu Anda. Jadi sambutlah saat-saat itu sebagai kepuasan hidup Anda di masa tua.
Tanamkan nilai-nilai yang benar. Beritahu mereka bahwa saat gagal adalah saat yang paling baik untuk menebarkan biji-biji keberhasilan sehingga mereka lebih bersemangat lagi dalam meraih keberhasilan.
24. Selalu ada Di saat Cucu Anda memerlukan Anda
Kehadiran Anda sangat penting bagi cucu Anda, apabila bapak ibunya terlalu sibuk dengan pekerjaannya.Nenek dan kakek bisa masuk dalam celah ini dan memberi perhatian pada cucu mereka.
Hal-hal terbaik yang dapat Anda berikan kepada anak selain kebiasaan yang baik adalah kenagan yang indah (Sydney J. Harris). Sebuah senyuman, sepatah kata penghargaan, sebuah tepukan tangan yang menyemangatkan dapat menciptakan sebuah kenagan yang tak terlupakan bagi cucu Anda.
Seorang cucu juga membutuhkan bimbingan dari kakek dan neneknya. Mereka juga ingin bersama Anda, maka tidak heran bila mereka sesekali menghampiri Anda yang sedang sibuk dengan pekerjaan Anda.
25. Anda bisa Menjadi Sahabat Akrab.
.
Seorang manusia yang besar adalah ia yang tidak kehilangan hati seorang anak. Cucu tidak memerlukan liburan yang mahal. Cukup kebersamaan Anda dengan mereka, seperti nonton film, mengunjungi museum, menjelajah taman, smua itu bisa menjadi “jendela dunia”Anda dan cucu Anda akan merasa senang dan bersemangat.
Bersyukurlah kepada Tuhan atas cucu Anda. Jangan coba mengubah atau membebani mereka dengan harapan dan ambisi pribadi Anda, sebaliknya kenali mereka, dan sesuaikan diri terhadap mereka. Ingatlah cucu diberikan kepada Anda sebagai pijaman jangka pendek. Anda tidak tahu potensi mereka dikemudian hari.
Tugas Anda sebagai seorang kakek atau nenek adalah bertindak sebagai seorang kebun untuk memenuhi keperluan cucu Anda dengan baik, memberi mereka gizi, cinta, perhatu\ian, perawatan dan pengharapan untuk hasil yang terbaik.
26. Selaraskan Diri dengan Suasana
Hidup ini tidak jelas; banyak jawaban yang benar, semuanya tergantung pada apa yang sedang Anda cari. Tetapi jika Anda mengira bahwa hanya ada satu jawaban yang benar, Anda akan berhenti mencari begitu Andamenemukan yang satu itu.
Jika cucu Anda seburuk yang Anda perkirakan dan pikirkan. Dimanakah Anda ketika mereka tumbuh? Apabila mereka tersesat, itu mungkin karena tak ada seorang pun pada waktu itu yang dapat mengajarkan mereka perbedaan yang baik dan buruk
Sebaliknya jika Anda bijaksana dan punya waktu untuk mereka dan juga bisa memahami keberadaan mereka, mereka pun bisa menjauhkan dirinya dari hal-hal yang buruk.
Yang terpenting berpikirlah positif kadang apa yang kita lihat tidak seburuk yang nampak.
27. Tumbuhkan Semangat Cucu Anda.
Jadilah teladan bagi mereka. Anak lebih menggandalkan mata daripada telinga. Kata hati anak dibentuk oleh pengaruh-pengaruh di sekitar mereka; gagasan baik dan buruk mereka adalah buah dai udara moral yang mereka hirup. Anak memerlukan orang yang baik yang bisa mereka tiru. Jadilah suri teladan bagi cucu Anda. Apabila cucu menghormati kakek-nenek mereka, berarti Anda telah berhasil di dalam tugas hidup yang terberat.
Kakek-nenek dapat menumbuhkan semangat dalam diri cucu mereka untuk mengambil baik langkah yang baik, maupun langkah yang buruk di dalam hidup mereka.
28. Jangan Manjakan, Namun Cintai Cucu Anda
Anda berada dalam keadaan yang baik karena Anda harus bertarung untuk mendapatkan apa yang Anda ingikan. Jangan mengubah cucu Anda menjadi orang yang lemah dengan terus-menerus memberi mereka materi dalam usia mereka yang masih muda.
Jika uang dibiarkan menempati posisi yang lebih tinggi dari nilainya, yang pertama-tama mati adalah nubungan antarmanusianya. Cucu Anda harus mencintai Anda apa adanya; bukan karena apa yang telah Anda berikan.
.
15. .
.
Langganan:
Postingan (Atom)
